BKP Bakauheni Lepasliarkan Ribuan Burung Tanpa Dokumen

RABU, 11 MEI 2016

LAMPUNG — Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Bandarlampung Wilayah Kerja Pelabuhan Bakauheni mengamankan ribuan ekor satwa liar burung berbagai jenis tanpa dokumen dari Lampung tujuan Pulau Jawa dalam bus AKAP dalam belasan keranjang buah dalam bagasi sebelah kiri.
Penanggungjawab kantor  Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung wilayah kerja Pelabuhan Bakauheni, Drh. Azhar menegaskan, bus DAMRI tersebut awalnya berangkat dari Kabupaten Pringsewu dengan membawa puluhan penumpang. Sesampainya di kantor BKP Bakauheni pengemudi kendaraan bus DAMRI tersebut berniat akan mengurus surat dan dokumen karantina namun akibat sejak awal dari tempat asal tak dilengkapi dokumen, pengemudi akhirnya menyerahkan ribuan burung tersebut ke BKP.
“Awalnya sang pengemudi akan mengurus dokumen namun karena sejak dari daerah asal tak ada satupun dokumen yang disertakan dari instansi terkait sehingga kami amankan,”ungkap Drh. Azhar seusai melakukan pelepasliaran ribuan ekor burung di sekitar kebun kantor BKP Bakauheni, Rabu (11/5/2016).
Drh. Azhar menyebutkan, bus DAMRI tersebut membawa sebanyak 13 keranjang buah yang rata rata berisi sekitar 100 ekor burung dengan total 1.300 ekor. Ribuan ekor burung yang diamankan tersebut merupakan burung liar tak dilindungi berbagai jenis pleci, ciblek, kutilang, kutilang emas, perkutut serta jenis burung lain. Sebagian burung bahkan telah mati dalam perjalanan karena tak mendapat pasokan makanan cukup baik dalam bagasi.
Selain dilepasliarkan sebanyak ribuan ekor tersebut, keranjang buah berikut ratusan ekor burung yang mati dalam perjalanan terpaksa dimusnahkan dengan cara dibakar. Media pembawa berupa belasan keranjang buah terpaksa dimusnahkan karena dikuatirkan membawa bibit penyakit terutama flu burung. 
Penyelundupan satwa jenis burung tersebut menurut Drh.Azhar masih sering dilakukan oleh. Namun pihak karantina pertanian terus melakukan pengawasan dengan menyiagakan petugas karantina di pos Jalan Lintas Timur dan area Pelabuhan Bakauheni.
[Henk Widi]
Lihat juga...