Anak Buah Din Minimi Pertanyakan Amnesti

SELASA, 10 MEI 2016

ACEH—Sejumlah anak buah Nurdin Bin Ismail alias Din Minimi yang tengah mendekam dalam penjara mempertanyakan amnesti yang dijanjikan oleh Pemerintah Jokowi. Mereka meminta Presiden Jokowi menepati janjinya untuk segera memberikan amnesti.
Jalfanir alias Tegku Plang memegang alat bantu jalan
Salah seorang anak buah Din Minimi, Jalfanir alias Tegku Plang, mengatakan, ia dan 11 rekannya yang lain, yang kini mendekam di rumah tahanan Lhoksukon, Aceh Utara, masih menunggu realisasi amnesti yang dijanjikan akan diberikan pada bulan Februari 2016.
“Kami dijanjikan bebas pada Februari, namun sampai hari ini kami belum juga dibebaskan, belum ada-ada tanda-tanda kami akan diberikan amnesti sesuai dengan janji Pemerintah Indonesia melalui Kepala BIN (Badan Intelijen Negara), Pak Sutiyoso,” ujarnya kepada Cendana News, Selasa (10/5/2016).
Ia menambahkan, kondisi berbeda dialami oleh mantan pimpinannya saat masih mengangkat senjata dalam hutan, Din Minimi. Katanya, ia sangat heran dengan kondisi Din Minimi yang saat ini hidup bebas bersama keluarganya.
Ia berharap, pemerintah segera merealisasikan janji Presiden Jokowi untuk memberikan amnesti kepada Din Minimi dan seluruh anak buahnya. 
“Kami minta segera dikasih itu amnesti, agar kami semua yang masih di penjara ini bisa hirup udara bebas dan hidup bersama keluarga kami,” harap Tengku Plang.
Seperti diketahui, pada akhir 2015 lalu, kelompok bersenjata yang dipimpin Din Minimi akhirnya menyudahi perlawanan bersenjata mereka dalam melawan Pemerintah Aceh. Mereka turun setelah dijanjikan akan diberikan amnesti oleh Kepala BIN, Sutiyoso, yang saat itu menjadi negosiator.
Saat ini, Din Minimi beserta ratusan anak buahnya telah menghirup udara bebas. Meski sempat dinyatakan buron, Polisi tidak meringkus Din Minimi cs, dengan alasan menunggu keputusan pemerintah terkait amnesti.
Sementara itu, sebanyak 23 anak buah Din Minimi, diantaranya saat ini mendekam di sejumlah rumah tahanan di Aceh. Mereka yang mendekam ditangkap sebelum Din Minimi cs turun gunung. (Zulfikar Husein)
Lihat juga...