KAMIS, 19 MEI 2016
LARANTUKA—Sebanyak 100 pembalap profesional yang tergabung dalam 20 tim dari berbagai negara akan menempuh jarak 661,5 kilometer. Perjalanan yang akan dimulai dari Larantuka, ibukota Kabupaten Flores Timur, Kamis (19/5/2016) akan menempuh 5 etape yakni etape pertama Larantuka- Maumere sepanjang 138,8 kilometer dan etape kedua Maumere –Ende sejauh 141,3 kilometer.
![]() |
| Para pembalap yang akan berlaga di Tour de Flores. |
Selain itu Etape ketiga Ende – Bajawa sepanjang 123,3 kilometer, etape keempat Bajawa-Ruteng dengan jarak 136,6 kilometer serta etape kelima Ruteng-Labuan Bajo sejauh 121,5 kilometer.
Primus Dorimulu selaku Chairman Tour de Flores saat konferensi pers di Taman Kota Larantuka, Rabu (18/5/2016) menjelaskan, para pembalap akan melintasi 8 kabupaten dari 9 kabupaten yang ada Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.
“Hanya Kabupaten Lembata yang tak dilewati pembalap karena pulau ini berada terpisah dari pulau Flores,” ujarnya.
Primus menjelaskan, di setiap etape peserta akan menginap dan beristirahat, keesokan harinya baru akan melanjutkan perjalanan. Dengan demikian, balapan akan berlangsung selama 5 hari sejak tanggal 19 Mei hingga 23 Mei 2016.
Tour de Flores diikuti 20 tim yakni Singha, Prima Indonesia, Merida, Kinan, Real Food Racing, LX Cycling Team, Ukyo,Trengganu, 7 Eleven, Black Inc Cycling Team, Pegaus Cycling Team, Wisdom Hengxiang CT, Kenya Down Under, Geumsam Insam Cello, Indonesa National Team, Swiss Welnes Cycling Team, BRCC,SAKB, KFC serta team CCC.
![]() |
| Para pembalap sedang mengetes jalur lintasan Tour de Flores. |
Untuk mendukung 20 tim yang bakal ambil bagian, panitia penyelenggara menyiapkan 120 mobil penunjang. Selain mendampingi tim dan petugas perlombaan, mobil-mobil tersebut dipergunakan mengangkut logistik tim dan panitia, WC portable serta kru media.
Untuk diketahui, Tour de Flores merupakan iven balap sepeda internasional yang baru pertama kali diadakan dengan waktu persiapan selama 6 bulan. Iven ini akan melengkapi 2 even sejenis yang sudah ada di Indonesia yakni Tour de Singkarak dan Tour de Banyuwangi Ijen.
Lintasan Tour de Flores terdapat 12 rute menanjak yang masuk klasifikasi Mountains dimana pemenang rute ini dinamakan King of Mountains. Lintasan juga beragam ada yang menanjak dan menurun berada di pesisir pantai serta di puncak gunung berhawa sejuk. Dengan TdF diharapkan pariiwisata Flores bisa dikenal dunia. (Ebed De Rosary)
