Buka Tour de Flores, Rizal Ramli Berpesan Jadilah Bangsa Pemenang

KAMIS, 19 MEI 2016

LARANTUKA—Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan diharapkan bangsa ini bisa menjadi pemenang. Kita ingin bangsa ini menjadi besar, bangsa Indonesia harus siap berkompetisi.
Rizal Ramli menabuh gendang saat pembukaan Tour de Flores.
Untuk itu bangsa ini harus digenjot, didorong agar bangun dari tidur dan kembali menjadi macan di Asia. Sudah saatnya sektor pariwisata di Indonesia menjadi sektor unggulan yang bisa mendatangkan devisa dan memberi efek bagi kesejahteraan masyarakat.
Demkian ditegaskan Dr.Rizal Ramli, Menko Maritim dan Sumber Daya Ekonomi, Rabu (18/5/2016) malam saat membuka secara resmi Tour de Flores di Taman Kota Larantuka. Dipaparkan Rizal, Tour de Flores persiapannya cuma 6 bulan. Tetapi karena teman-teman orang Flores bersemangat sehingga pihaknya juga semangat, Dengan demkian, apa yang tidak mungkin akhirnya menjadi mungkin.

“Kita ingin buktikan bahwa bangsa ini adalah bangsa pemenang sehingga kami penuh semangat bertekad menyelenggarakan iven ini,” tegasnya.
Rizal berharap agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju olahraganya, budayanya juga maju di semua sektor, harus bangkit. Dalam kesempatan ini Rizal juga mengkisahkan tentang Bung Karno yang pernah diasingkan di Flores. Dan di pulau inilah Bung Karno menggali tentang Pancasila.  
Orang Flores sebut Rizal, banyak yang hebat karena pendidikannya bagus sekali. Justru Flores yang alamnya gersang malah manusianya lebih hebat, kuat dan berani bermimpi, berani membuat mimpi ini menjadi kenyataan.
“Ini yang kita butuhkan sehingga saya minta tahun depan diadakan lebih baik, kita buat yang lebih hebat lagi karena kita bangsa pemenang” pesannya.
Perkenalan peserta team Tour de Flores.
Sektor pariwisata harus bisa berkembang dan dalam waktu kurang dari 10 tahun menjadi sektor ekonomi utama di Indonesia. Targetnya dalam 5 tahun devisanya bisa 20 miliar dollar Amerika karena bisnis ini paling mudah menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Banyuwangi misalnya, setelah adanya iven Tour de Ijen pendapatan per kapita masyarakatnya kini lebih tinggi dari kota Malang,” contohnya.
Rizal menjelaskan, waktu dirinya menjabat Menko Maritim. dirinya berpikir untuk merubah fokus pengembangan pariwisata dengan membangun 10 tujuan utama wisata di luar Bali. Dengan demikian bisa memiliki uang membangun pelabuhan, lapangan terbang dan sebagainya.
“Dengan dibangunnya satu tujuan wisata, daerah sekitar juga pasti akan berkembang.,” bebernya.

Disaksikan Cendana News, upacara pembukaan berlangsung sederhana sekaligus meriah yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Menko Maritim dan Sumber Daya Ekonomi, staff dari Kementrian Pariwisata, Kadis Kebudayaan dan Paririsata NTT,Ketua PB ISSI, Chairman Tour de Flores dan Bupati Flores Timur.
Usai penabuhan gong dilanjutkan dengan perkenalan tim pembalap dimana semua anggota team dikalungi selendang tenun ikat Lamah olot. Acara dilanjutkan dengan pentas seni dan budaya serta makan dan menari Dolo-Dolo bersama.
Tampak hadir saat pembukaan, Uskup Larantuka,Mgr. Frans Kopong Kung, Pr, wakil Bupati Flores Timur Valens Tukan, ketua DPRD Flotim, Nani Bethan, pimpinan Forkopimda, pimpinan SKPD, tokoh agama serta anggota DPRD Flotim. (Ebed De Rosary)
Lihat juga...