![]() |
| Wakil Ketua Komisi IV, Titiek Soeharto |
Tren
- Enam Bulan BoP Gaza
- Tiga Setengah Abad atau Kurang, Kenapa Jadi Polemik?
- Dominasi Pengelola SPPG vs Keadilan Sosial
- KDMP: Pangan, Transmigrasi dan Daerah 3T
- MBG Watch: Platform Pengawasan Digital
- KDMP: Offtaker dan Penggilingan Padi
- MBS Yogyakarta Gelar Ta’aruf Akbar, Perkenalkan Potensi Pesantren dan Santri dari Seluruh Indonesia
- Kasus Jaksa Febri: Cukup Dua Alat Bukti atau Wajib Diperiksa?
- KDMP & Centralized Financial Reporting System
- Eks Jampidsus Febri, Cacat Kewenangan dan Sprindik Baru
KAMIS, 7 APRIL 2016
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Adista Pattisahusiwa
JAKARTA — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto menyebutkan, Komisi IV menolak segala bentuk reklamasi Teluk Jakarta. Ia juga menyayangkan proses pembuatan daratan dari dasar laut tersebut terus saja berlanjut meski banyak suara penolakan dari berbagai kalangan.
“Kita dari Komisi IV dari dulu kan sudah menentang reklamasi, tapi tetep saja dijalankan. DPR akan terus fokus terhadap sikap Menteri KKP terkait terhadap reklamasi Teluk Jakarta,”papar Titiek di Senayan, Jakarta, Kamis (7/4/2016).
Disebutkan, Komisi IV lebih difokuskan pada Kementrian KKP dan juga berencana untuk mengundang untuk menanyakan sikap Menteri Susi terkait pandangannya terhadap reklamasi tersebut.
“Kita urusan sama Menterinya, bukan sama Ahok, karena itu wilayah Menteri. Ia harus tanyakan ke gubernur kenapa bisa begitu. Kalau mau memprotek nelayan, mesti dikaji, kecuali yang bikin proyek memperbaiki kampung nelayan dulu,” paparnya.
Lihat juga...