Terjatuh dari Kapal Feri, Tukang Becak Tewas Tenggelam

JUMAT, 15 APRIL 2016
Jurnalis: Aceng Mukaram / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Aceng Mukaram

PONTIANAK — Nurhawi, seorang warga Jalan Dharma Putra, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, meninggal setelah terjatuh dari kapal Feri di sungai Kapuas.  Pria berumur 56 tahun ini sehari-harinya bekerja sebagai tukang becak.   
Evakuasi korban
Humas SAR Pontianak, Untung Supriadi mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga setempat bernama Tinton yang menginformasikan seorang laki-laki diketahui bernama  Nurhawi (56) tahun dilaporkan terjatuh di sekitar Dermaga penyebrangan Feri Bardan Siantan.
“Laporan ini langsung direspon oleh Kantor SAR Pontianak dengan memberangkatkan satu tim rescue dengan membawa peralatan evakuasi menuju lokasi kecelakaan,” kata Untung.
Koordinasi dilakukan setibanya di lokasi kecelakaan guna mendapatkan informasi yang mendetil pada potensi SAR Pontianak yang terlebih dulu berada di lokasi kecelakaan. Setelah mendapatkan informasi yang cukup tim SAR gabungan yang terdiri dari Polair Polda Kalbar, KPLP, TNI dan unsur masyarakat memutuskan untuk melakukan penyelaman dilokasi korban diduga tenggelam.
“Setelah beberapa jam upaya penyelaman yang dilakukan oleh tim SAR gabungan untuk menemukan keberadaan Nurhawi akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Titik koordinat 0* 01′ 11,57 ” S – 109* 20′ 32’32” E. Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RS Biddokes Bhayangkara Pontianak,” kata Untung. 
Sementara itu, korban meninggalkan seorang istri dan anak 3 orang ini berencana menyebrangi sungai Kapuas dengan kapal Feri untuk berpamitan pada keluarganya. Sebab, ia akan pulang ke Madura, Jawa Timur dalam waktu dekat ini.  
Lihat juga...