SELASA, 26 APRIL 2016
MAUMERE – Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten Sikka diminta agar segera memperbaiki parit pada jalan kabupaten yang melintas di desa Nelle Lorang.

Pasalnya, saat musim hujan, air mengalir dari ketinggian dan melewati badan jalan dan kedua sisi jalan hingga masuk ke pekarangan rumah warga.
Hal ini disampaikan Fransiskus Sadipun, tokoh masyarakat desa Nelle Lorang saat berdialog bersama anggota DPRD Sikka, Senin (25/4/2016) siang.
Dikatakan Frans, parit yang ada merupakan peninggalan puluhan tahun lalu dan sudah banyak yang hancur.
“Tahun lalu (2015) petugas dari Dinas PU kabupaten Sikka sudah datang dan mengukurnya namun hasilnya belum terlihat,” ujarnya.
Fransiskus memaparkan, petugas dinas PU Sikka mengatakan saat itu, pembangunan parit diperkirakan sepanjang 900 meter di kedua sisi jalan.
Jika ada parit, air dan material lumpur bercampur batu tidak mengalir melewati bahu jalan. Apalagi kondisi jalan menurun, sehingga otomatis air yang mengalir sangat deras.

“Jika tidak segera ditangani, selain menyusahkan warga, jalan aspal pun semakin rusak tergerus air,” katanya.
Hal ini juga dibenarkan kepala desa Nelle Lorang Magdalena Febronia saat dialog tersebut. Magdalena bahkan meminta agar anggota DPRD Sikka Faustinus Vasco yang hadir saat itu bisa menanyakan hal ini ke dinas PU Sikka.
Disaksikan Cendana News di lokasi jalan,di beberaapa titik jalan parit yang sebagian besar sudah berlumut tersebut terlihat rubuh dan tertimbun tanah. Badan jalan pun terlihat sudah mulai mengalami kerusakan.
Batu-batu kerikil menyembul diantara aspal jalan.Hal ini diperparah dengan kondisi jalan yang menurun. (Ebed De Rosary)