Sepi Pembeli, Ruko di Sribawono Masih Diminati Sebagai Investasi

RABU, 27 APRIL 2016

LAMPUNG — Berbagai pilihan dalam berinvestasi, baik di pasar modal hingga ke properti. Meski ditengah perekonomian yang belum stabil, masih banyak masyarakat yang menjadikan rumah toko (Ruko) sebagai pilihan.
Rumah toko di Sribawono
Salah seorang pedagang elektronik rumah tangga, Widodo menyebutkan, dirinya membeli Ruko di Kecamatan Bandar Sribawono Kabupaten Lampung Timur. Meski sebagian tempat masih kosong dan daya beli masyarakat rendah, ia tetap menjadikannya sebagai investasi.
“Sudah banyak pedagang yang membeli ruko di sini namun sebagian membeli untuk investasi dengan cara disewakan dan itupun masih sepi pembeli dengan barang barang dagangan yang diperlukan warga di sini,”ungkap Widodo saat berbincang dengan Cendana News di salah satu ruko miliknya, Rabu (27/4/2016).
Disebutkan, Ruko dua lantai seharga Rp.228juta yang dibeli secara kredit diakuinya masih menjadi pilihan investasi masa depan meski kondisi perekonomian saat ini kurang baik, khususnya pembelian barang barang elektronik. Selain digunakan sebagai tempat berjualan, Ruko juga digunakan sebagai tempat tinggal.
“Saat ini omzet penjualan masih cukup rendah tapi kita optimis kondisi perekonomian akan membaik”ungkapnya.
Berbeda dengan Widodo, pemilik tanah di sepanjang jalan lintas Timur Sribawono, Samsul menyebutkan, ia memilih membangun ruko sebagai investasi. Meski tingkat penjualan dan pembelian sedang sepi namun ia optimis perkembangan kedepan akan jauh lebih baik. Hal tersebut berdasarkan lokasi yang dinilai strategis, terletak di perlintasan Kabupaten Lampung Timur dengan ibukota Lampung, Bandarlampung serta ke kabupaten Lampung Selatan. 
“Prediksi saya, meski saat ini masih sepi namun ke depan kawasan ini akan lebih ramai lagi, terutama dengan semakin bagusnya akses jalan ke dua wilayah kabupaten ini,”ungkap Samsul.
Disebutkan, saat ini, lintasan Kecamatan Bandar Sribawono masih kurang diminati pengendara karena akses jalan yang rusak dan penuh lubang, pengendara memilih melalui jalan lintas Timur. 
Samsul juga menyebutkan, Ruko sudah menjadi pilihan menarik untuk investasi yang menguntungkan. Jika dibandingkan dengan rumah hunian, Ruko memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi.
“Kalau dulu beli ruko itu bisa digunakan untuk rumah dan juga digunakan untuk melakukan usaha, tapi sekarang orang membeli ruko sebagai tabungan masa depan” terangnya.
Namun, keberadaan ruko tidak hanya digunakan sebagai rumah serta toko. Akan tetapi selain digunakan sebagai tempat berjualan ruko sudah banyak dialihfungsikan menjadi perkantoran, lembaga pendidikan dan lain sebagainya.
“Ada peralihan, banyak ruko yang digunakan untuk bisnis dan tak terbatas untuk toko saja tetapi lembaga kursus, lembaga pengobatan serta sektor jasa lainnya,” imbuhnya.
Pantauan Cendana News, meski beberapa ruko sudah berdiri dan belum ditempati namun di sepanjang Jalan Gatot Subroto Srimenanti Kecamatan Bandar Sribawono pembangunan ruko baru masih tetap berlangsung. Lokasi yang berada di segitiga emas dari arah kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Lampung Selatan dan Ibukota Bandarlampung menjadi pilihan pemilik tanah untuk pembangunan ruko.(Henk Widi)
Lihat juga...