Ratusan Ribu Rumah Tangga di NTB Belum Menikmati Aliran Listrik

RABU, 27 APRIL 2016

LOMBOK — Ratusan ribu rumah tangga terutama di daerah pedesaan dan pulau-pulau kecil di Nusa Tenggara Barat (NTB) sampai sekarang belum bisa menikmati penerangan aliran listrik. Salah satu penyebabnya yakni krisis listrik.
Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin
“Ada sekitar 26,50 persen atau 358.662 rumah tangga di NTB yang tersebar di daerah pedesaan, pedalaman dan Pulau kecil belum menikmati aliran listrik” ungkap Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin saat melakukan persentase di acara koordinasi dan supervisi sektor energi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di hotel Sentosa, Senggigi Kabupaten Lombok Barat, Rabu (27/4/2016)
Menyikapi hal tersebut, pihaknya meminta pemerintah pusat untuk dapat mengatasi permasalahan krisis listrik yang melanda NTB sampai sekarang, supaya semua masyarakat juga bisa menikmatinya.
Selain masalah listrik, Amin juga menyampaikan belum tersedianya depo LPG di Pulau Lombok sehingga seringkali mengalami kelangkaan. Stok saat ini hanya cukup memenuhi kebutuhan selama dua hari.
“Program konversi minyak tanah bersubsidi ke LPG 3 kg di Pulau Sumbawa sampai sekarang juga belum dilaksanakan, sehingga menimbulkan disparitas harga BBM dan LPG bersubsidi yang rawan menimbulkan terjadinya penyimpangan,”katanya.
Ia juga mengharapkan pemerintah pusat dapat memberikan solusi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat di NTB.(Turmuzi)
Lihat juga...