Ratusan Desa di NTB Belum Cairkan Dana Desa Tahap Pertama

SENIN, 18 APRIL 2016 
Jurnalis : Turmuzi / Editor : Rustam / Sumber Foto : Turmuzi
MATARAM – Dari 995 desa yang menerima alokasi dana desa (DD) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), baru 60 persen atau 597 desa yang mencairkan anggarannya. Masih ada 398 desa yang belum mencairkan dananya.  Padahal  anggaran yang dialokasikan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi semestinya sudah dapat dicairkan awal bulan April 2016.
Bachrudin, Kepala BPMPD Provinsi NTB
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Nusa Tenggara Barat (NTB), Bachrudin mengatakan,belum semua desa mencairkan DD. “Belum semua desa sudah mencairkan DD, dari jumlah desa sebanyak 995 desa di NTB, baru sekitar enam puluh persen yang 
sudah mencairkan DD,” kata Bachrudin di Mataram, Senin (18/4/2016).
Belum dicairkan DD bagi semua desa tersebut disebabkan ada sebagian desa yang belum menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan Anggaran Pendapatan dan 
Belanja Desa (APBDes) tahun 2015.
Diakui Bachrudin, keterlambatan penyerah LPJ oleh sebagian desa tersebut, tidak murni kesalahan desa semata, tapi juga karena pencairan DD tahap dua tahun 2015 sedikit mengalami keterlambatan.
Selain dalam penyusunan rancangan APBDes ada perubahan tahun, sehingga desa yang sudah mengajukan rancangan APBDes menggunakan konsep tahun 2015 harus dirubah dengan model 2016. Ada perubahan dalam hal pencairan komposisi anggaran DD yang diberikan pemerintah pusat
“Kalau 2015, setiap desa kan menerima DD sebesar 275 juta, sementara tahun 2016 naik menjadi 500 juta setiap desa,” ungkapnya
Lihat juga...