RABU, 27 APRIL 2016
BALI — Puluhan penghuni Lapas Kelas IIA Kerobokan Denpasar dipindahkan. Belum diketahui apakah pemindahan ini berkaitan dengan instruksi Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly yang meminta provokator di Lapas dipindah atau tidak.

Tapi yang pasti, informasi yang dihimpun, sebanyak 60 penghuni Lapas Kerobokan bakal dipindah ke Madiun, Jawa Timur.
Kapolres Badung, Ajun Komisaris Besar Tony Binsar Marpaung tak mau mengomentari hal itu lantaran tak berwenang.
“Kami hanya diperbantukan. Semua di bawah kendali Polda Bali. Nanti akan ada keterangan resmi dari Polda Bali,” kata Tony di Lapas Kerobokan, Rabu dinihari, 27 April 2016.
Pantauan di lokasi, saat ini narapidana yang akan dipindah tengah dijemput. Tiga SKK pasukan Brimobda Polda Bali diterjunkan untuk menjemput puluhan narapidana itu dari blok mereka masing-masing. Tak hanya Polri, pasukan TNI pun turun mem-backup pemindahan puluhan narapidana.
Tiga bus yang akan mengangkut puluhan narapidana saat ini telah masuk ke dalam Lapas terbesar di Bali tersebut. “Pengawal bus 1, 2 dan 3 langsung masuk ke dalam bus,” ujar seorang Brimobda Polda Bali.
Sebanyak 30 orang bersenjata lengkap dengan senjata yang telah terkokang langsung masuk ke dalam tiga bus tersebut. “Rekan-rekan wartawan harap geser sedikit. Ini senjatanya sudah terkokang dan terisi peluru tajam,” kata petugas Brimobda Polda Bali itu lagi.
Sementara itu, Jalan Gunung Tangkuban Perahu ditutup total. Polisi bersenjata lengkap masih berjaga di luar Lapas. (Bobby Andalan)