Polisi Himbau Orang Tua Waspadai Peredaran Narkoba Melalui Permen

SABTU, 30 APRIL 2016

LHOKSEUMAWE — Polda Aceh melalui Kepolisian Resort (Polres) Lhokseumawe menghimbau orang tua agar lebih berhati-hati dalam memberikan makanan ringan kepada anaknya, terutama permen. Hal tersebut menyusul ditemukannya bahan narkoba dalam makanan yang sangat digemari anak-anak.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Anang Triarsono
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Anang Triarsono mengatakan, saat ini narkoba yang diedarkan dalam permen tersebut sudah dijumpai di beberapa daerah.
“Untuk wilayah kita memang belum kita temukan kasus permen yang mengandung kandungan narkoba tersebut, tapi beberapa daerah sudah ditemukan yang didalamnya terdapat kandunga Narkotika,” ujar Anang Triarsono kepada Cendana News di Lhokseumawe, Sabtu (30/4/2016).
Menurutnya, pemberian zat yang mengandung narkoba ke dalam permen, menjadi salah satu upaya oleh pihak-pihak tertentu untuk mempermudah peredaran narkoba. Saat ini,upaya negara memerangi narkoba sangat gencar, dan membuat para mafia narkoba berfikir berbagai cara untuk mengedarkannya.
“Kita tetap harus waspada dan berhati-hati untuk memilih permen yang dijual dipasaran. Terutama bagi para orang tua yang memiliki anak-anak, untuk lebih selektif dalam memilih jenis permen yang akan diberikan kepada anak mereka,” kata Anang mengimbau.
Kapolres Anang, menyebutkan sejumlah jenis permen yang diduga mengandung zat narkotika didalammnya. Diantaranya permen Lolipop Cannabis,  Strawberry Meth, Strawberry Quick, Pop Rock rasa stawberry. Selain itu juga terdapat sejumlah permen lainnya, seperti Red Ice, Yaba,  Magic Pop. Kemudian berbagai permen karet yang diduga menerupakan olahan dari bahan ekstasi dan sabu yang dikemas dengan bungkusan kertas bergambar kartun lucu.
 “Informasinya mengandung zat lisergida, amphetamine serta kandungan sabu,” pungkas Anang.[Zulfikar Husein]
Lihat juga...