Pemerintah Diminta Desak Filipina Berikan Akses Pembebasan 14 WNI

RABU, 20 APRIL 2016
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Adista Pattisahusiwa

JAKARTA — Ketua DPR RI, Ade Komarudin meminta pemerintah mendesak Filipina memberikan kesempatan militer Indonesia melakukan penyelamatan pada 14 Warga yang ditawan oleh kelompok teroris Abu Sayyaf dan kelompok kriminal lainnya.
Ade Komarudin
“Pihak DPR RI juga telah mendapat data dan informasi dari pemerintah, bahwa kelompok penyandera adalah kelompok kriminal yang merupakan pecahan dari kelompok radikal Abu Sayyaf,” ungkap Ade saat dihubungi di senayan, Jakarta, Rabu (20/4/2016).
“Pemerintahan kita mesti minta Filipina untuk memudahkan Prajurit TNI kita untuk operasi pembebasan,” sambungnya.
Ia menyakini, Militer Indonesia dapat melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin dan membebaskan ke 14 sandera yang ditawan kelompok kriminal dan kelompok radikal Abu Sayyaf.
Seperti diketahui, Hingga saat ini terkait dengan upaya penyelamatan 14 sandera, Pemerintah Indonesia menyebut masih belum mendapat izin untuk melakukan operasi penyelamatan di Filipina. Melainkan, Pemerintah Indonesia diminta untuk mempercayakan persoalan ini kepada pihak Pemerintah Filipina.
Lihat juga...