RABU, 27 APRIL 2016
MAUMERE – Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI diminta untuk segera melakukan perbaikan dan serah terima pelabuhan Laurens Say Maumere.

Pasalnya, pelabuhan yang dibangun sejak bulan Juli 2014 dan berakhir Desember 2014, hingga saat ini dibiarkan terlantar. Pekerjaan lantai di areal pelabuhan pun belum dilanjutkan.
Hal ini disampaikan Yohanes Regi salah seorang sopir angkutan peti kemas saat dijumpai Cendana News, Rabu (27/4/2016).
Dikatakan Yohanes, pelabuhan baru yang dibangun persis di sebelah barat pelabuhan Laurens Say yang lama ini setahun dibiarkan terlantar.
“Sayang bila tidak segera digunakan, karena dua dermaga lama yang ada tidak cukup menampung kapal yang akan bongkar muat,” ujarnya.
Paling satu pelabuhan hanya boleh disandar satu kapal saja, sehingga waktu bongkar muat akan lama. Kapal kargo harus antri menunggu waktunya proses bongkar muat.
Apalagi saat ada jadwal kapal penumpang dan feri sandar, pelabuhan Laurens Say, otomatis tidak bisa dipakai untuk sandar kapal barang. Pasti dengan kejadian ini, kapal kargo memerlukan waktu lama untuk bisa sandar.
“Kalau pelabuhan yang baru sudah dioperasikan, kapal penumpang bisa memakai pelabuhan tersebut sehingga tidak menggangu aktifitas bonglar muat barang,” tuturnya.
Disaksikan Cendana News di lokasi pelabuhan, pelabuhan lama pun sebagian besar masih berupa tanah dan berlubang di beberapa tempat.Saat hujan, genangan air sangat mengganggu kelancaran akitifitas bongkar muat.
Dari papan nama yang terdapat di bekas proyek pembangunan pelabuhan tercantum, pelabuhan dibangun tanggal 7 Juni 2014 dengan masa kerja 150 hari kalender.

Nilai proyek pengembangan fasilitas pelabuhan laut Laurens Say Maumere sebesar Rp 14 miliar. Proyek dikerjakan oleh PT.Adisti Indah dengan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender.
Seluruh areal pelabuhan masih berlantai tanah dan terlihat timbunan material batu dan pasir di tengah pelabuhan. Beberapa besi dan peralatan lainnya masih tergeletak di areal pelabuhan.
Kepala kantor Administrasi Pelabuhan (Adpel) Laurens Say Maumere yang hendak dikonfirmasi Cendana News di kantornya, sedang berada di luar daerah.
Sangat disayangkan bila pelabuhan dengan dana pembangunan miliaran rupiah ini tidak dipergunakan. (Ebed de Rosary)