RABU, 20 APRIL 2016
Jurnalis : M.Fahrul / Editor : Rustam / Sumber Foto :M. Fahrul
SUMENEP – Sejumlah warga Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur bersama anggota TNI, bergotong royong menambal sulam jalan nasional yang berada di daerah setempat. Pasalnya kondisi jalan yang berlubang sangat memprihatinkan, karena jalan tersebut sering menjadi penyebab kecelakaan.

Warga Sumenep bersama TNI bergotong royong menambal jalan nasional yang rusak
Aksi memperbaiki akses jalan dari Kabupaten Sumenep menuju Kota Surabaya sebenarnya bentuk kekesalan masyarakat. Sebab jalan tersebut hingga kini tak kunjung dibenahi pemerintah. Padahal sudah berkali-kali masalah ini dilaporkan.
Meski menggunakan alat seadanya, mereka secara swadaya menambal sulam jalan dengan menggunakan pasir dan semen, agar kondisi jalan kembali baik dan tidak sampai menelan korban jiwa akibat kecelakaan.
“Disini sudah sering terjadi kecelakaan, makanya kalau tidak diperbaiki kasihan pengendara. Bahkan tadi pagi sudah ada empat orang yang mengalami kecelakaan disini. Kondisinya sangat parah. Makanya jika dibiarkan jalan rusak tak kunjung diperbaiki, kecelakaan mudah sekali terjadi,” kata Abdussalam, Kepala Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Rabu (20/4).
Melihat kondisi jalan rusak, Abdussalam bersama warganya mempunyai ide untuk bergotong royong menambal sulam jalan berlubang. Sebab jalan tersebut sudah mengalami kerusakan yang cukup lama, tapi tidak diperhatikan.

“Kami bersam warga di desa bermusyawarah untuk memperbaikinya. Bahkan saya laporkan ke pak Camat, Danramil dan Kapolsek, semuanya menyetujui,” jelasnya.
Menurutnya, kerusakan jalan nasional yang berlokasinya di desanya sudah berkali-kali di laporkan oleh masyarakat ke pihak terkait, baik Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi supaya di perbaiki. Sebab kondisi jalan utama menuju Kota Sumenep ini sangat memprihatinkan. Minimnya lampu penerangan pada malam hari juga menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Dalam aksi gotong royong memperbaiki jalan rusak, personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Koramil Kecamatan Saronggi ikut membantu.