SELASA, 26 APRIL 2016
LAMPUNG — Mendapatkan duta pelajar pelopor keselamatan berlalulintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lampung Selatan menyelenggarakan seleksi tingkat kabupaten di SMA Kebangsaan Desa Pisang Kecamatan Penengahan Lampung Selatan.

Kabid Darat Dishub Lampung Selatan, Bambang menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin dengan mengundang 35 sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK), namun hanya sebagian yang menghadiri.
“Setiap sekolah ada yang cukup antusias dengan mengikutkan 3 peserta dan kita awalnya menargetkan sebanyak 50 peserta, namun yang ikut hanya 43 peserta,”terang Bambang mendampingi Kadis Perhubungan Lampung Selatan, Syukur Kersana, saat dikonfirmasi kepada media Cendananews.com Selasa (26/4/2016).
Ia memaklumi, keikutsertaan pelajar yang akan menjadi duta pelajar pelopor keselamatan berlalulintas masih minim, karena syarat wajib ikut seleksi adalah mampu berbahasa Inggris dengan baik, baik lisan maupun tulisan. Dalam bentuk lisan ditunjukkan dengan membuat makalah yang selanjutnya akan dipresentasikan di depan dewan juri.
Presentasi makalah selama tiga menit dengan bahasa Inggris akan diuji oleh 6 penguji dari Polres Lampung Selatan, Jasa Raharja, DLLAJ, Universitas, Dishub Lampung Selatan dan Dishub Lampung.
Peserta yang lulus seleksi, akan mewakili kabupaten Lampung Selatan dalam ajang pemilihan pelajar pelopor keselamatan berlalulintas tingkat provinsi, tingkat nasional dan bahkan hingga internasional.
“Sebagai penghargaan untuk peserta kita berikan piagam dan trophy dan bagi peserta yang lolos seleksi dan mewakili Lampung Selatan akan mendapat fasilitas yang lebih baik,”ujarnya.

Sementara itu, Waka kurikulum SMA Kebangsaan, Eri Katamso menyebutkan, sekolahnya dipilih karena memang sudah berkomitmen menyediakan tempat khusus untuk pelaksanaan seleksi pelajar pelopor keselamatan berlalulintas.
“Kami menyediakan tempat dan sebagai penyelenggaranya adalah Dishub, namun sebagai tuan rumah kami juga merasa bangga karena menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sekolah kami yang baru tahun ini akan meluluskan siswa,”ungkap Eri.
SMA Kebangsaan yang merupakan milik Yayasan Insan Cendekia merupakan sekolah yang baru berdiri sejak tahun 2012 lalu dan merupakan sekolah berwawasan kebangsaan yang menggunakan sistem asrama. (Henk Widi)