Tiga KRI Gelar Latihan Jaga Perbatasan Indonesia – Australia

SELASA, 22 MARET 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Charolin Pebrianti

SURABAYA — Demi menjaga kondusifitas di wilayah perbatasan perairan Indonesia-Australia, tiga kapal perang Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) melakukan pengamanan. Ketiga kapal perang itu yakni KRI Lambung Mangkurat (LAM)-374, KRI Singa-651 (SNA), KRI Badik (BDK)-623.
KRI Badik
“Guna mewujudkan keamanan di wilayah Laut Indonesia yang berbatasan dengan wilayah Laut Australia dan menindak pelaku tindakan illegal dalam rangka Operasi Militer Selain Perang,” jelas Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat), Kolonel Laut (P) Albertus Agung Priyo S. di Dermaga Semampir Ujung Koarmatim, Surabaya, Selasa (22/3/2016).
Pengamanan di wilayah perbatasan harus selalu utama, pasalnya seperti klaim wilayah sepihak, separatisme, konflik horizontal, terorisme dan pencurian sumber daya alam sangat rawan. 
Skenario dalam latihan ini, dengan menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang cepat dan sulit diduga, TNI Angkatan Laut harus mewaspadai beberapa permasalahan yang mungkin timbul di wilayah perbatasan negara.
“Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut harus selalu siap menghadapi segala ancaman-ancaman yang ada dengan cara meningkatkan profesionalisme prajurit,” terangnya.
Latihan ini mengambil tema Satuan Tugas (Satgas) Operasi (Ops) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Koarmatim melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan Wilayah Laut Indonesia – Australia.
“Prajurit harus bisa mempertahankan, meningkatkan kesiapsiagaan dan alutsista Koarmatim serta mengukur kemampuan kesatuan dalam mendukung kesiapan tempur Sistem Senjata Armada Terpadu,” pungkasnya.
Lihat juga...