Ratusan Siswa SMA 2 Muhammadiyah Yogyakarta Gelar Salat Gaib

SENIN, 21 MARET 2016
Jurnalis : Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Koko Triarko 

YOGYAKARTA — Ratusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) 2 Muhammadiyah Yogyakarta menggelar solat gaib untuk mendoakan Kapten Penerbang Agung Kurniawan, yang turut gugur dalam musibah jatuhnya pesawat Helikopter TNI AD di Poso.
Salat gaib
Ratusan siswa-siswi SMA 2 Muhammadiyah Yogyakarta, khusyuk melaksanakan Solat Gaib untuk mendoakan almuni mereka yang gugur saat menjalankan tugas negara, Kapten Penerbang Agung Kurniawan. Solat Goib dilangsungkan usai solat dhuhur di masjid sekolah setempat, Masjid Al Mujaddid, di Jalan Kapas Nomor 7 Yogyakarta.
Kepala Sekolah SMA 2 Muhammadiyah Yogyakarta, Slamet Purwo membenarkan jika almarhum merupakan alumni yang tercatat sebagai alumni angkatan tahun 2000. 
“Kami mendapat informasi tadi pagi dari salah satu keluarga almarhum yang kebetulan bekerja di Muhammadiyah. Setelah dicek di buku alumni dan pihak keluarganya, kami segera mengkondisikan para siswa untuk melakukan solat gaib dan akan bertakziyah di rumah almarhum di Yogyakarta,” jelas Purwo.
Guru Bahasa Inggris yang pernah mengajar almarhum, Ri Wahyuti, S.Pd., menuturkan, almarhum merupakan siswa kelas unggulan. Ri yang sempat mengajar semasa almarhum duduk di kelas 2 dan 3 di Ruang II B Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menuturkan, waktu itu almarhum duduk di kursi bagian depan. Anaknya agak pendiam, namun tergolong pintar. 
“Almarhum juga sangat patuh dengan semua guru, dan selalu mengerjakan setiap tugas sekolah yang diberikan”, katanya.  
Slamet Purwo dan Ri Wahyuti
Ri juga mengatakan, saat di sekolah, almarhum tergabung dalan Pleton Inti (Tonti), sehingga kedisiplinannya memang sudah terbentuk sejak remaja. Namun demikian, terkait cita-citanya waktu itu, Ri tak begitu mengetahui. 
“Mungkin almarhum menjadi penerbang mengikuti jejak ayahnya yang juga seorang militer”, pungkasnya.
Lihat juga...