RABU, 23 MARET 2016
Jurnalis : Harun Alrosid/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Harun Alrosid
SOLO — Ada yang menarik dalam Diskusi Nasional 50 tahun Supersemar dengan tema “Implikasi Supersemar bagi Peradaban Indonesia” yang dilaksanakan di Auditorium UNS, Solo, Jawa Tengah, Rabu siang (23/03/16).
![]() |
| Keluarga Besar Penerima Beasiswa Supersemar Solo Raya |
Selain mendapat paparan dari Pakar Hukum Tata Negara dan Pemateri lainnya, Keluarga besar Mahasiswa dan Alumni penerima beasiswa Supersemar juga memberikan penyataan sikap terhadap polemik yayasan pendidikan tersebut. Pernyataan sikap itu dituangkan dalam petisi peduli beasiswa Supersemar. Berikut petisi peduli beasiswa Supersemar KMAPBS & IKA UNS Solo Raya.
Yang Terhormat Kepala Pemerintahan Indonesia.
Terus terang kami merasa teramat sedih sekaligus prihatin akan situasi yang berkembang sekarang ini terkait ketidakjelasan status penyaluran Beasiswa Supersemar. Beasiswa ini bagi mahasiswa yang kurang mampu, merupakan suatu harapan untuk dapat meningkatkan kemampuan, pengetahuan, kompetensi, dan daya saing individu di dalam kependidikan dan keilmuan. Namun, sangat disayangkan, kini terjadi beberapa kendala di dalam proses penyaluran Beasiswa Supersemar ini.
Kami menyadari dengan betul bahwa pemerataan pendidikan masih menjadi suatu masalah yang menimpa bagi bangsa kita. Pemerintah sebagai pihak yang berkewajiban dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan sudah seharusnya mendukung segala upaya yang ditujukan demi terwujudnya cita-cita dasar Indonesia yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.
Beasiswa Supersemar menjadi sangat penting karena sangat membantu para peserta didik yang memiliki semangat belajar yang tinggi, namun masih terhalangi oleh rendahnya kondisi ekonomi keluarga. Terlebih jika menilik ke belakang, bahwa melalui Beasiswa Supersemar, telah banyak melahirkan tokoh, baik di kancah nasional maupun regional. Ini menunjukkan keberadaan beasiswa ini sangat penting terutama dalam mengatasi permasalahan finansial, sehingga para pelajar dapat merasa nyaman menjalani kegiatan akademik.
Kepada Pemerintah Indonesia yang Kami cintai. Dengan pertimbangan tersebut, kami warga Negara Indonesia yang peduli dengan kondisi tersebut menginginkan :
1. Dibukanya kembali penyaluran beasiswa Supersemar kepada pelajar Indonesia. Kami menginginkan, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk membuka kembali penyaluran beasiswa Supersemar.
2. Kami menginginkan pemerintah untuk lebih memperhatikan nasib siswa yang memiliki semangat berprestasi namun terkendala masalah finansial. Dengan demikian para siswa dapat terbantu dan lebih fokus pada kegiatan akademik.
3. Melakukan tindakan preventif kepada pihak-pihak yang berupaya untuk melemahkan dan mencederai semangat belajar anak Indonesia.
4. Para pejabat pemerintah tidak melupakan cita-cita luhur para pendiri negara yakni turut aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Demikian petisi ini kami buat dengan harapan para pemimpin rakyat dan negara akan memperhatikan dan menindaklanjutinya.
Dengan Hormat
Keluarga Mahasiswa dan Alumni Penerima Beasiswa Supersemar Solo Raya.

Petisi Peduli Beasiswa Supersemar sendiri diserahkan secara simbolis oleh perwakilan alumni penerima beasiswa Supersemar kepada Mantan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Indonesia, Subiyakto Tjakra Wardaya.