SENIN, 21 MARET 2016
Jurnalis : Rustam / Editor : Fadhlan Armey / Sumber Foto: Rustam
KENDARI — Pemerintah Kota Kendari menargetkan juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sultra ke XXVI yang digelar di Kota Bau-bau.
![]() |
| Ketua tim kafilah Kota Kendari, Arifin Baidi |
Dalam MTQ ke XXVI tahun 2016, Pemerintah Kota Kendari menurunkan 60 peserta, 23 pelatih dan pendamping serta sekitar 300 penggembira pawai taaruf.
Ketua kafilah Kota Kendari, Arifin Baidi menyebutkan, target Kota Kendari dalam MTQ kali ini adalah meraih predikat juara umum.
“Kami mempersiapkan keikutsertaan MTQ di Kota Bau-bau. Semoga persiapan yang sudah dilakukan selama ini dapat meraih prestasi juara umum,” jelas Arifin Baidi.
MTQ ke XXVI di Kota Bau-bau diikuti kafilah dari Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Bombana, Konawe Utara, Konawe Kepulauan. Kemudian Kabupaten Buton, Buton Utara, Buton Selatan, Buton Tengah, Muna Barat, Muna dan Wakatobi.
Lalu kafilah dari Kota Kendari dan Kota Bau-bau sebagai tuan rumah. Satu-satunya kabupaten di Sultra yang tidak mengirimkan utusan adalah Kabupaten Kolaka. Alasan Bupati Kolaka Ahmad Sjafei tidak ikut dalam MTQ tingkat provinsi tahun 2016, karena Kolaka lagi konsen mempersiapkan diri sebagai tuan rumah HUT Provinsi Sultra bulan April mendatang.
Dalam pembukaan MTQ yang didahului Pawai Taaruf, Sabtu (19/3), selain diikuti ummat islam, agama lain ikut memeriahkan pawai. Ini menunjukkan bahwa Kota Bau-bau mempunyai toleransi umat yang terjaga dengan baik.
Agama lain yang turut dalam pawai adalah Kristen dan Hindu. Mereka ikut dalam pawai bersama peserta MTQ Tingkat Provinsi Sultra yang akan berlangsung selama 11 hari (11 hingga 29 Maret 2016).