Kawasan Mandalika akan Dijadikan Pusat Pengembangan Wisata Halal

KAMIS, 10 MARET 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Sumber Foto: Turmuzi

MATARAM — Sebagai kawasan yang telah ditetapkan pemerintah pusat menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kawasan Mandalika Resort, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat juga akan menjadi pusat pengembangan wisata halal.
Pantai kute, objek wisata di NTB yang masuk kawasan Mandalika
“Konsep wisata halal dimaksud, di mana mulai dari sarana prasarana dan fasilitas. Hotel sampai makanan disajikan sebagai menu bagi wisatawan lokal maupun mancanegara harus dilakukan berdasarkan prinsip syari’ah” kata Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar. M. Mansoer di Mataram, Kamis (10/3/2016)
Konsep wisata halal memang banyak disukai oleh wisatawan mancanegara, karena selain halal, dari sisi keamanan dan kesehatan terhadap makanan disajikan juga banyak disukai wisatawan dan jelas hal tersebut merupakan pangsa pasar potensial.
Apalagi NTB yang mayoritas umat muslim dengan Lombok yang dikenal sebagai Pulau seribu masjid, konsep wisata halal sangat cocok untuk dikembangkan.
Karena itulah, untuk mendukung kawasan Mandalika sebagai pusat pengembangan wisata halal, ITDC akan membngun masjid seluas empat hektar dengan arsitektur bangunan menggunakan konsep tradisional Lombok.
“Pembangunan masjid tersebut,  selain sebagai bentuk mendukung pengembangan wisata halal di NTB, juga sebagai simbol alat pemersatu masyarakat muslim sekitar kawasan,” tutupnya.
Lihat juga...