Jelang KTT LB OKI, TNI dan Polri Amankan Pelabuhan Bakauheni

JUMAT, 4 MARET 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Sumber Foto: Henk Widi 

LAMPUNG- Pengamanan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan Provinsi Lampung diperketat menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Ke-5 pada 6-7 Maret 2016.
Pemeriksaan muatan kendaraan
Puluhan personil TNI sejak siang telah melakukan persiapan dan pengamanan dengan membuat Poskotis Sub Satgas Imbangan Bakauheni Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di kantor Detasemen Polisi Militer II/3 Sub Denpom II/3-2 Bakauheni Lampung Selatan.
Sebelum operasi dilakukan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni anggota TNI melakukan apel siaga dibawah pimpinan Kapten Arm Zukfili (Pasi Ops Kodim 0421/Lamsel).
Menurut Kapten Arm Zulkifli saat mendampingi Dandim 0421/LS I Ketut Gunarda, apel gelar pasukan KTT LB OKI melibatkan sebanyak personil Kodim 0421/LS berjumlah 25 orang,Yonif 143/TWEJ berjumlah 31 orang, Tim Intelrem dan Unit Inteldim berjumlah 8 orang, Jihandak berjumlah 12 orang, Lanal berjumal 25 orang,KSKP 20 orang, Dishub 10 orang, BEA CUKAI 10 orang.
“Gelar pasukan sebelum operasi pengamanan kita lakukan karena kita mengamankan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam ke-5 di Jakarta mulai tanggal 5 sampai dengan 7 Maret 2016” ujar Pasi Ops Kodim 0421/LS Kapten Arm Zulkifli di Bakauheni, Jumat (4/3/2016).
Ia mengungkapkan, selama pelaksanaan pengamanan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni ia meminta kepada seluruh anggota Satgas OKI untuk memahami secara jelas tugas setiap pos-pos yang akan dibagikan.
“Segala bentuk kerawanan jangan sampai ditolerir. Bila sudah melihat ada gelagat kerawanan maka prajurit diminta melakukan pengamanan melalui prosedur yang sudah ada,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan jangan sekali-sekali memberi kompromi terhadap setiap gelagat dan indikasi yang mengundang kerawanan. Waspadai secara cermat setiap langkah antisipasi, terutama terhadap indikasi aksi terorisme.
Selain itu, mengedepankan tindakan preventif secara maksimal. Tindakan represif tegas dan jalan terakhir dan jangan ragu-ragu demi keamanan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
Sementara itu terpisah saat dikonfirmasi, kepala bagian operasi (Kabagops) Polres Lampung Selatan mewakili Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian Saputra mengungkapkan, anggota Polres Lampung Selatan pun telah melakukan razia rutin di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.
“Sebanyak 50 personil tambahan kita siagakan selain personil tetap di KSKP dan Seaport yang tiap hari melakukan razia rutin di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni,”ungkap Kompol Yustam.
Pantauan Cendana News, setiap kendaraan yang melintas di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni diperiksa secara ketat tanpa terkecuali baik kendaraan roda dua, kendaraan pribadi serta berbagai jenis kendaraan bus dan truk. Pelaksanaan pengamanan selain di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni juga dilakukan di Bandara Raden Inten II Natar.
Lihat juga...