Gubernur NTB: BPD Harus Dukung Pembangunan Daerah

SELASA, 22 MARET 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Sumber Foto: Turmuzi

MATARAM — untuk meningkatkan nilai produksi dan investasi, Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTB harus terus membenahi diri, terutama tentang SDM Pegawai.  Hal tersebut dikatakan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nelson Tampubolon di Mataram, Selasa (22/3/2016).
Sosialisasi program transformasi Bank Pembangunan Daerah
Sekarang ini, pengguna jasa layanan BPD NTB kebanyakan masih banyak dari kalangan PNS, sementara masyarakat umum jumlahnya masih terbatas, itulah sekarang yang mesti ditingkatkan, bagaimana menjadikan BPD NTB bisa menjadi pilihan masyarakat untuk berinvestasi.
Ia menjelaskan, agar bisa menarik minat masyarakat untuk berinvestasi dan menggunakan produk jasa BPD NTB, harus ada program dan produk unggulan yang ditawarkan, seperti yang telah dilakukan bank lain.
“Dari sisi teknologi dan ketersediaan infrastruktur, BPD NTB juga masih tertinggal, seperti pelayanan ATM dan kredit Card, maka melalui program transformasi inilah diharapkan agar BPD dapat peningkatan SDM,” ujarnya.
Lebih Lanjut, Nelson menjelaskan, pada prinsipnya, proses kehati – hatian dalam melakukan perekrutan SDM sangat di perlukan, supaya jangan sampai terjadi permasalahan di kemudian hari.
Sementara itu, Gubernur NTB, Zainul Majdi menyebutkan, Bank Pembangunan Daerah (BPD), Nusa Tenggara Barat (NTB) harus lebih kreatif dalam meningkatkan nilai investasi dan produksi. Salah satunya dengan memaksimalkan potensi dimiliki melalui program layanan yang bisa menarik hati masyarakat untuk mau berinvestasi dan menggunakan produksi BPD NTB.
“Harus lebih kreatif untuk meningkatkan nilai investasi, dengan memaksimalkan potensi dimiliki, jangan hanya mengandalkan supot dari Pemda NTB,” kata Zainul Majdi di Mataram, Selasa (22/3/2016).
Majdi mengingatkan kepada segenap karyawan dan pengelola BPD NTB untuk tidak menggunakan pola fikir birokrasi, dan memandang BPD NTB merupakan saham Pemda. Justru dengan adanya dukungan saham Pemda NTB melalui Gubernur, Bupati dan Walikota NTB, harus termotivasi dan lebih giat lagi untuk melakukan terobosan dan inovasi menjadikan bank NTB sebagai bank pilihan dan diperhitungkan di dunia perbankan.
“Era persaingan dunia perbankkan seperti sekarang, inovasi dan kreatifitas sangat dibutuhkan untuk bisa tetap eksis dan memenangkan persaingan dunia perbankan,” katanya.
Tidak hanya itu, Zainul Majdi bersama Bupati dan Walikota seluruh NTB mengaku berkomitmen akan terus memberikan dukungan kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTB, dengan catatan dana dan program yang dicanangkan harus banyak mendukung pembangunan daerah.
“Dukungan dimaksud misalkan dengan memperbanyak dan memperbesar kredit usaha produktif bagi masyarakat, terutama masyarakat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) supaya bisa terus berkembang,” kata Majdi.
Mengingat UMKM bagaimanapun dalam perjalanannya menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat dan prekonomian NTB,  karena itulah harus ada dukungan dan suport baik dari Pemda NTB maupun pihak perbankan, khususnya BPD kepada UMKM untuk memperbesar usahanya
Dikatakan Majdi, di NTB sendiri jumlah UMKM setiap tahun terus meningkat dan ini tentu merupakan hal menggembirakan dan akan terus digenjot supaya lebih banyak. Lagi, dengan begitu angka pengangguran juga bisa dikurangi.
“Memberikan bantuan usaha kepada masyarakat UMKM melalui KUR maupun program penyaluran kredit lain saya kira tidak harus ditakutkan, karena saya yakin masyarakat lebih taat membayar hutang di bank dari pada perusahaan corporasi yang. Sering melakukan pengempalangan hutang maupun pajak,”sebutnya.
Lihat juga...