Fahri Hamzah Minta Ritel Modern dan Pasar Tradisional Seimbang

SENIN, 21 MARET 2016
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Adista Pattisahusiwa

JAKARTA —Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah meminta agar pendirian Ritel modern berjaringan yang tersebar di seluruh Indonesia mesti dibatasi secara seimbang.
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah
Menurutnya, Pembatasan secara seimbang antara Sektor Modern dan sektor tradisional tersebut yakni dengan bersinergi dengan toko toko lokal yang ada.
“Jadi selain regulasi, perlu juga ruang bagi pengembangan ekonomi rakyat, sebab sektor modern tumbuh liar karena adanya kemudahan perizinan toko ritel berjaringan di seluruh pelosok Negeri,” Papar Fahri Di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (21/3/2016).
Dikatakan, untuk memastikan sektor modern terjaga, dan sektor tradisional harus berkembang.
“Maka mesti ada pembagian tugas, biar sektor modern beroperasi, begitu juga sektor tradisional juga beroperasi dengan baik, sesuai tugas masing-masing,” imbuhnya
Disebutkan, jangan sampai dalam pembangunan Mall harus mengorbankan pasar tradisional, karena hal tersebut merupakan kebijakan yang salah.
“Janganlah kita melakukan liberalisasi terhadap toko toko tradisional,” tandasnya
Selain itu, Dia menyampaikan bahwa setiap orang punya kebebasan, cari makan di Republik ini.
“Jangan karena pemodal besar di sektor modern, terus mematikan modal pas pasan, jadi mestinya ada pembagian tugas, biar sama sama merata,” tutupnya.
Lihat juga...