DPRD: Kekerasan Seksual Pada Anak di Balikpapan Memprihatinkan

KAMIS, 3 MARET 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — DPRD Balikpapan menilai perlu ada gerakan bersama dengan tokoh masyarakat maupun pemerintah dalam mencegah kekerasan seksual. Pasalnya angka kekerasan, pelecehan seksual anak di Balikpapan selama dua bulan pertama tahun 2016 mencapai 27 kasus. Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Ida Prahastuty menilai angka itu menunjukkan Balikpapan belum aman bagi anak. 
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Ida Prahastuty
“Banyaknya kasus kekerasan dan pelecehan seksual anak bisa dikatakan masuk dalam keadaan luar biasa. Dalam catatan saya ada 15 kasus kekerasan seksual dan penganiayaan terhadap anak dalam bulan Februari,” katanya Kamis (3/3/3016).
Data yang dihimpun DPRD Balikpapan tersebut diperoleh dari unit PPA Pilres Balikpapan. Menurutnya, dengan tinggi angka tersebut maka ini menjadi ancaman kejahatan terhadap anak karena hampir setiap pekan ditemukan kasus tersebut. Untuk itu, Ida mengatakan, perlu adanya peran aktif semua pihak untuk mencegah persoalan ini. Karena kekerasan seksual pada anak harus dihukum seberat-beratnya.
“Jangan kita biarkan hal seperti kasus kekerasan meningkat. Maka lingkungan kita juga harus lebih berperan dalam pengawasan,” katanya.
Lihat juga...