Barongko, Jajanan Khas Pulau Sulawesi

MINGGU, 27 MARET 2016
Jurnalis : Rustam / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Rustam 

KENDARI— Jajanan tradisional barongko sangat populer di seluruh wilayah Pulau Sulawesi, termasuk di Provinsi Sulawesi Tenggara. Jajanan ini terbuat dari pisang kepok yang banyak ditanam petani.
Menurut sejarah, kue barongko diperkenalkan masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya etnis Bugis dan Makassar. Karena dua  etnis ini terkenal perantau, sehingga dimanapun berada, kue barongko selalu dibuat. Sebab bahannya sangat mudah didapatkan.
Bahan dasar untuk membuat jajanan barongko yaitu pisang kepok. Bila tidak ada jenis pisang tersebut, maka dapat diganti dengan pisang raja. Hanya saja sudah pasti ada perbedaan rasa.
Agar jajanan barongko ini lebih terasa nikmati, untuk 1 sisir pisang tambahkan  telur ayam sebanyak 3 butir, daun pandan secukupnya, gula pasir secukupnya, garam setengah sendok makan, vanili, santan kelapa yang kental dan susu kental putih secukupnya. Bahan lain yang harus disediakan adalah daun pisang.
Pisang dikupas, lalu buang bagian tengahnya. Setelah itu diblender sampai halus. Setelah itu masukkan telur yang sudah dipecahkan, vanili, gula pasir dan garam, lalu santan kelapa serta susu. Kemudian blender secara bersamaan.
Setelah adonan semuanya halus dan merata, lalu bungkus dengan daun pisang. Bentuk bungkusan persegi panjang, lalu tusuk dengan bambu ataun lidi agar adonan barongko tidak meluber.
Setelah semua adonan barongko selesai dibungkus, langkah selanjutnya dikukus sekitar 45 menit hingga 50 menit lamanya.
Setelah matang, angkat lalu diamkan sampai dingin. Agar jajanan barongko lebih nikmat, simpan dulu di lemari pendingin. Tapi ingat, kue barongko jangan sampai membeku.
Setelah jajanan barongko dingin. Nah barulah dihidangkan dengan teh hangat. Betapa nikmatnya. Selamat mencoba kue barongko.
Lihat juga...