JUMAT, 12 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti
BALIKPAPAN — Melambatnya ekonomi dan turunnya sektor andalan Provinsi Kalimantan Timur seperti pertambangan batu bara, minyak dan gas ikut mempengaruhi sektor kontruksi dan permintaan semen di Balikpapan.
![]() |
| Proyek pemerintah yang tengah berjalan |
Salah seorang pengusaha Ready Mix, Roy Nirwan memperkirakan, tahun ini tidak akan terjadi peningkatan permintaan semen karena tidak adanya proyek-proyek swasta yang melakukan pembangunan infrastruktur daerah.
“Jadi nampaknya banyak tahapan pembangunan yang tadinya direncanakan tahun kemarin dan tahun ini, ditunda. Saya lihat tidak banyak proyek-proyek swasta yang berjalan di Balikpapan dan sekitarnya,” terang Direktur Utama PT Balikpapan Ready Mix.
Sepanjang tahun 2015 lanjut Roy, tidak banyak proyek pembangunan oleh investor swasta yang berjalan. Sementara saat ini dikerjakan merupakan proyek lama yang berjalan.
“Tahun ini mayoritas yang teralisasi proyek pemerintah sehingga permintaan semen tidak akan mengalami peningkatan yang signifikan,” ujarnya Jumat (12/2/2016).
Roy mengharapkan tahun ini akan ada proyek proyek pembangunan swasta pada semester dua tahun ini agar permintaan semen juga berjalan.
Sebelumnya Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim, Slamet Brotosiswoyo optimis, perlambatan ekonomi imbas dari industri andalan di Kaltim yang merosot akan kembali pulih. Rencana diperluasnya pembangunan kilang minyak Balikpapan yang dimulai tahun ini dapat menumbuhkan perekonomian Kaltim.