Jurnalis : Samad V. Sallatalohy / Editor : Gani Khair / Sumber Foto : Samad V. Sallatalohy
AMBON—Semua pihak di negeri ini punya tanggung jawab guna menumbuhkembangkan anak bangsa lewat pendidikan secara formal maupun nonformal. Apalagi Maluku, khusus sektor pendidikan masih terjadi kesenjangan. Sebagai wujud nyata kepedulian TNI melihat kesenjangan tersebut, aparat TNI turut andil dalam rangka mengembangkan pendidikan para anak di Provinsi berjuluk seribu pulau tersebut.

Wujud kepedulian itu ditunjukan oleh para personel atau prajurit Satuan Penugasan (Satgas) Pamrahwan Yonif 731/Kabaresi SSK1 Pos 7/Pohon Mangga Kota Ambon, selain bertugas menjaga situasi keamanan juga menyempatkan waktu untuk mengajar para siswa dan siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Mengeah Pertama (SMP). Tempat mengajar pun sangat sederhana, yaitu di
Kompleks Pohon Mangga Kelurahan Air Salobar Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, tanpa bangunan permanen.

Pantauan Cendana News, Jumat (12/2/2016) menerangkan, para siswa SD dan SMP tampak akrab dan ceria serta antusias mengikuti proses belajar yang digelar oleh personel Satgas Pamrahwan Yonif 731/Kabaresi Pos 7/Pohon Mangga.
Praka Laruki dan Prada Aldi didampingi Wakil Komandan (Wadan) Pos 7/Pohon Mangga Serda Chandra menerangkan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI dalam upaya mencerdaskan generasi muda kedepan.

Wadan Pos Satgas Serda Chandra dalam kesempatan tersebut menjelaskan, kegiatan belajar bersama bagi siswa SD dan SMP Air Salobar ini tidak lain adalah bentuk kepedulian TNI terhadap pengembangan pendidikan anak bangsa.
“Kegiatan ini sebagai sarana tambahan pendidikan bagi anak-anak di kelurahan Air Salobar untuk menambah pengetahuan mereka di luar Sekolah. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan TNI bersama Warga Air Salobar,” ungkapnya.
Ditambahkannya, selama bertugas di Air Salobar Satgas Pamrahwan akan tetap meluangkan waktu untuk memberikan pelajaran tambahan kepada para siswa SD dan SMP tersebut.
“Sebanyak 25 orang anak tingkat SD dan SMP ini sesuai yang telah kita jadwalkan mereka kita ajari setiap Senin dan Rabu. Ya kalau waktu luang tetap kita upayakan untuk menyajikan materi pelajaran kepada mereka seperti sekarang. Tentunya, proses pemberian materi pelajaran tambahan ini di luar jam sekolah,” pungkasnya.