Tingkatkan Kualitas, Kebun Binatang Surabaya Lakukan Perbaikan Akuarium

MINGGU, 7 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Charolin Pebrianti

SURABAYA — Meningkatkan kualitas dan pelayanan terhadap pengunjung, Kebun Binatang Surabaya (KBS) melakukan perbaikan pada Akuarium yang sudah tua serta kumuh sehingga membuat kurang nyaman pengunjung.
Akuarium ditutup sementara karena masih dalam renovasi
Plt Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Aschta Boestani Tajudin menjelaskan, kondisi akuarium yang memprihatinkan harus segera direnovasi. Dalam pengerjaan, pihaknya menggandeng PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III.
“Renovasi dimulai sejak September 2015 diperkirakan selesai Maret 2016 dan siap dibuka untuk umum Mei 2016,” sebutnya kepada Cendana News, Minggu (7/2/2016).
Perabikan tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp 2 Miliar dengan cara 2 kali tender pada Bulan Agustus 2015, namun karena adanya proses pemindahan ikan akhirnya mulai direnovasi pada Bulan September 2015.
“Kalau tempat atau gedungnya nyaman, bersih dan rapi, pengunjung pasti senang berada di KBS. Untuk jenis ikan sendiri masih sama dengan yang awal ada ikan air laut dan ikan air tawar,” ujarnya.
Aschta juga menyebutkan, pihaknya saat ini akan memikirkan untuk penambahan isi akuarium. Akuarium ini harus berbentuk biorama mungkin bisa ditambahi reptil maupun kodok.
“Renovasi bertahap diperlukan agar KBS bisa untuk jangka panjang dalam waktu 30 tahun mendatang dengan cara penambahan spesies namun kita juga harus evaluasi satwa yang kelebihan populasi yang membutuhkan tempat lebih juga satwa yang satu spesies,” tandasnya.
Meski akuarium termasuk kedalam cagar budaya, namun menurut Aschta akurium termasuk cagar budaya kategori C. Sehingga bisa diperbaiki dalamnya tapi tidak merubah bentuk asli bangunan.
“Saya ingin melakukan perubahan tapi tidak meninggalkan bentuk dasarnya seperti apa, semuanya dilakukan untuk pengunjung KBS supaya nyaman berada di sini,” pungkasnya.
Lihat juga...