![]() |
| Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian Saputra |
Tren
- DAM Haji, di Mekah atau di Luar Mekah?
- Statemen “Kabur ke Yaman”: Metafora atau Data Intelijen
- Permainan Abu-abu Gelap BGN di Pesantren
- Janji Suci BGN, Melongok Kuota MBG Pesantren di Lombok?
- Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?
- Partai-partai Masa Depan
- Peluang PD III: Kapan dan Di Mana?
- Hilirisasi Rekoneksi Pelita V
- Smart Priority Justice
- Partai Islam dari Masa ke Masa
MINGGU, 7 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Foto: Henk Widi
LAMPUNG — Insiden perusakan rumah oknum anggota Kepolisian Resor Lampung Lampung Selatan, Bripka S oleh sekitar 30 warga masyarakat Desa Agom, Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung Sabtu sore (6/2/2016) akhirnya memasuki babak baru kesepakatan damai antar kedua belah pihak dengan mediasi pihak aparat desa dan Polres Lampung Selatan.
Proses perdamaian tersebut dilakukan pihak kepolisian beserta masyarakat dan pemerintah desa di balai desa. Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian Saputra menuturkan, masalah perusakan rumah anggotanya tersebut murni kasus pribadi oknum anggotanya.[Terkait: Apdesi Lamsel Sayangkan Aksi Pemukulan oleh Oknum Polisi]
“Jadi masalah ini tidak berbuntut panjang, dan sudah kita lakukan upaya perdamaian tertulis dengan disaksikan banyak pihak dan agar kasus ini menjadi pelajaran bagi kita bersama,”tutur AKBP Adi Ferdian Saputra saat dikonfirmasi di lokasi perdamaian Minggu (7/2/2016)
Pasca proses perdamaian,menurut Adi Ferdian Saputra , proses hukum terhadap Bripka S yang menampar siswa SD Agom, YP dan Kepala Desa Agom, Muksin Syukur tetap berlanjut.
“Proses hukum tetap berlanjut, sekarang tersangka ditahan di Polres Lampung Selatan sesuai dengan ketentuan karena dirinya merupakan anggota aktif Polres Lampung Selatan,”ujarnya.
Sementara, Kepala Desa Agom, Muksin Syukur meminta kepada aparat kepolisian untuk menindak dengan tegas atas kejadian pemukulan yang dilakukan oleh Bripka S.
“Saya minta pihak kepolisian untuk tidak tebang pilih untuk menindak anggota yang memukul saya kemarin,”ungkapnya.
Lihat juga...