MINGGU, 7 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Turmuzi
MATARAM — Janji pemerintah pusat yang akan mengucurkan anggaran 1,8 triliun untuk pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Mandalika Resor, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) di tahun anggaran 2016 sekarang ini diharapkan tidak hanya sekedar mengumbar janji.
| Muhammad Amin saat membuka acara seminar nasional wisata bahari di hotel Lombok Raya Mataram |
“Kita harapkan dana awal pembangunan kawasan Mandalika senilai 1,8 T yang pernah dijanjikan bisa direalisasikan, jangan sampai sekedar janji” kata Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin saat menghadiri seminar nasional wisata bahari di hotel Lombok Raya Mataram, Minggu (07/02/2016).
Dana tersebut sebagaimana yang pernah dijanjikan presiden saat meresmikan kampus IPDN NTB beberapa waktu lalu, akan diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur dasar berupa air bersih, listrik dan pembangunan jalan.
Kawasan Mandalika Resor sendiri oleh. Mantan Presiden SBY telah ditetapkan sebagai KEK melalui program Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang saat ini masih ditangani BUMN, Indonesia Tourism Devloment Coporation (ITDC).
“Keindahan dan potensi dimiliki kawasan Mandalika sudah dikenal dan dikunjungi banyak. Wisatawan, itulah sebabnya kenapa zaman SBY ditetapkan. Sebagai KEK, karena itulah pemerintahan sekarang semestinya juga memberikan perhatian khusus dalam hal penganggaran pembangunan kawasan Mandalika,” katanya.