Polres Sikka Diminta Mengungkap Kasus Penembakan Secara Jelas

JUMAT, 19 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Ebed De Rosary

MAUMERE—Kepolisian Resort Sikka diminta untuk memburu pelaku penembakan lima pemuda di Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur Kota Maumere.Pasalnya, Polres Sikka sudah mengantongi bukti peluru dan memastikan jenis senjata yang dipakai para pelaku. (Baca: Bercengkerama Bersama Teman, Edo Ditembak Oknum Bersenjata).

Laurens Weling,kordinator divisi Non Litigasi PBH Nusra

Hal ini disampaikan Laurensius Weling, koordinator divisi Non Litigasi PBH Nusra (Nusa Tenggara) saat ditemui Cendana News, Jumat (19/2/2016). Dikatakan Laurens sapaannya, PBH Nusra sangat menyesalkan kejadian yang dilakukan oleh orang-orang tak bertanggung jawab. (Baca : Menggunakan Senjata Air Soft Gun,Polres Sikka Sedang Memburu Pelaku Penembakan).
Ia menegaskan, Maumere, Flores maupun NTT (Nusa Tenggara Timur) bukan daerah operasi militer sehingga tidak boleh ada penembakan apapun oleh siapa saja yang bersenjata. Keluarga korban beber Laurens, sudah mendatangi PBH Nusra dan meminta perlindungan sehingga PBH Nusra ikut mendampingi korban terkait kasus ini.
“Setelah dijelaskan oleh keluarga korban dan saksi-saksi, kami menyimpulkan ini sudah terstruktur, terencana dan sudah ada target dan bagaimana cara melakukan penembakan,” terangnya.
Laurens menduga mungkin ada orang-orang yag tidak disukai kelompok lain.Atau bisa juga antara teman satu dengan teman lainnya atau antar kelompok lain sehingga ini perlu ada penyelidikan.Laurens meminta Polres Sikka agar secepatnya  melakukan penyelidikan agar cepat diketahui pelakuknya. Bila sudah ditemukan maka siapapun pelakunya harus dihukum sesuai hukum yang berlaku. 
“Ini kan menganggu ketentraman masyarakat di Kelurahan Waioti dan mungkin juga seluruh masyarakat Sikka yang merasa tidak aman dengan adanya kejadian ini. Kami belum mengetahui jelas siapa pelaku yang melakukan penembakan dan kami belum bisa memastikan apakah penembak berasal dari sebuh instutusi atau lembaga,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Warga Maumere Kabupaten Sikka khususnya warga Kelurahan Waioti, Senin (15/2/2016) sekitar pukul 19.00 WITA dikejutkan dengan suara tembakan.Yohanes Wilfridus (29) bersama ke empat teman lelakinya yang sedang duduk di teras depot air isi ulang di Kelurahan Waioti kecamatan Alok Timur, didatangi tiga pria bermotor dimana dua orang mengendarai Yamaha Vixion sementara seorang lainnya mengendarai Yamaha Mio warna kuning.
Ketiga pria tersebut turun dari sepeda motor seraya tetap memakai helm berwarna hitam dan langsung melepaskan tembakan ke arah kelima pemuda yang sedang duduk tersebut. Ke-lima pemuda tersebut pun berhamburan melarikan diri, ada yang berlari memasuki rumah mereka sementara Yohanes berlari ke kebun jagung di belakang perkampungan. Nasib naas dialami Yohanes, dirinya terus dikejar dan ditembak. Sebuah peluru bersarang di lengan kirinya.
Lihat juga...