Produsen Tempe di Pontianak Dapatkan Untung Bersih Rp.300 Perhari

JUMAT, 19 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Aceng Mukaram / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Aceng Mukaram

PONTIANAK — Seorang perajin tempe di Jalan Puyuh, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat mendapatkan untung bersih dari usahanya Rp.300ribu setiap harinya. 
Muslimim, Perajin tempe
“Rp300 ribu untungnya dalam sehari. Pelanggan saya sudah ada yang tetap,”sebut Muslimin di sebuah rumah berukuran sempit di Pontianak, Jumat (19/2/2016).
Disebutkan, dalam satu hari, dirinya 500 papan tempe dengan harga satuan Rp.30 ribu. Dibantu dengan tiga orang karyawan, dia mengelola bahan dasar kedelei yang dibeli perkarungnya Rp.400ribu. 
Keberhasilan yang diraihnya saat ini merupakan hasil kerja keras sejak 1987,  merantau dari daerah asalnya Desa Pekuncen, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, dengan modal awal Rp.3juta, Ia bisa memiliki belasan hektar lahan dan empat unit rumah di Pekalongan yang saat ini dikontrakan.
Dia juga menyebutkan, keberhasilannya tidak terlepas dari kejujuran yang diterapkan dalam berusaha, termasuk kepada karyawannya, sehingga pembeli sebagian besar sudah menjadi pelanggannya.
Tempe yang dibuat Muslimin, cukup sederhana. Ia membutuhkan air bersih disimpan dalam sejumlah drum, pembersih kacang dengan menggunakan mesin berukuran kecil, tungku berukuran sedang, keranjang plastik, dan daun pisang. 
Lihat juga...