SENIN, 15 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Turmuzi
MATARAM — Berdasarkan data terakhir Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) yang ditangani dan menjalani perawatan medis di Puskesmas dan rumah sakit telah mencapai 334 kasus, di mana satu di antaranya warga asal Kabupaten Lombok Timur meninggal.
![]() |
| Gubernur NTB, Zainul Majdi |
Gubernur NTB, Zainul Majdi dan meminta kepada seluruh Dinas Kesehatan yang ada diKabupaten Kota, terutama Dinkes Provinsi NTB untuk lebih cekatan dalam melakukan penanganan penyakit menular DBD.
“Dinkes lebih tahu dalam Penanganan DBD, karena itu penangan juga diharapkan lebih maksimal dan cekatan, supaya tidak bertambah luas” kata Majdi di Mataram, Senin (15/2/2016).
Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain dengan melakukan pengasapan (fogging), mengajak aparat pemerintahan seperti camat, Kepala Desa dan Kepala Lingkungan, untuk secara bersama bergotong royong membersihkan lingkungan dari sampah.
Majdi juga mengaharapkan, masyarakat lebih proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tetap menjaga pola hidup sehat, sebab penyakit DBD bisa muncul karena kurangnya kebersihan lingkungan
“Penyakit DBD bisa muncul karena kurangnya kebersihan, karena itu pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan adalah cara terbaik mencegah terkena penyakit DBD,”katanya.