Dinkes Harapkan Peran Insan Pers dalam Menekan Stanting di Kalbar

KAMIS, 25 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Aceng Mukaram / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Aceng Mukaram

PONTIANAK — ?Tingginya persentase permasalahan gizi yang menyebabkan panjang atau tinggi balita lebih rendah dari standar seumurnya masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Tercatat riset Kesehatan Dasar (Riskesadas) tahun 2013 menunjukkan angka stanting Indonesia masih besar, 37,3 persen. Di Kalbar, angka stanting mencapai  lebih dari 39 persen.
Pembekalan Jurnalis yang dilaksanakan oleh Dinkes Kalbar dan Program Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat (PKGBM) dari Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia)?, di Kota Pontianak, Kamis 25 Februari 2016.?
“Angka stanting di Kalbar ini di atas angka nasional,”sebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), dr. Andy Jap, M.Kes, di Pontianak, Kamis (25/2/2016).
Disebutkan, untuk menekan pertumbuhan angka Stanting (adaptasi dari Bahasa Inggris stunting) perlu keterlibatan semua pihak, tidak terkecuali insan media. Peranan wartawan sangat penting dalam mendorong pemerintah menjalankan program perbaikan gizi.
Dijelaskan, media massa merupakan salah satu pihak yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Dengan kontribusinya diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya asupan gizi yang seimbang.
“Ibu perlu sadar agar memberikan ASI saja selama 6 bulan pertama lalu lanjut sampai dua tahun, ayah agar membuat jamban sehat di rumahnya,” kata dr Andy Jap dalam acara Pembekalan Jurnalis yang dilaksanakan oleh Dinkes Kalbar dan Program Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat (PKGBM) dari Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia)?, di Kota Pontianak.
Sementara itu, Direktur PKGBM dari MCA-Indonesia Dr. Minarto menyebutkan, stanting adalah masalah kesehatan masyarakat yang sangat mengkhawatirkan. 
“Stanting  bukan hanya gangguan tumbuh kembang anak. Stanting juga mempengaruhi pertumbuhan otak anak,” jelasnya.
Dr. Minarto mengatakan, skor IQ  atau ukuran kecerdasan anak yang stanting bisa 20 poin lebih rendah dari pada anak yang tumbuh optimal. Lebih banyak anak dengan IQ rendah di kalangan anak stanting dibanding dengan di kalangan anak yang tumbuh dengan baik. Stanting berdampak seumur hidup terhadap anak.
Lihat juga...