Belum Setahun, Bendungan untuk Petani Gora Lombok Tengah Rusak

KAMIS, 11 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Sumber Foto: Turmuzi

LOMBOK — Belum satu tahun berjalan, proyek pembangunan bendungan kali dan sungai yang dibangun oleh pemerintah yang diperuntukkan bagi petani gugur ancah (Gora) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah rusak. Sebagian dinding penyangga pinggiran sungai pada bagian pembuangan ambruk diterjang derasnya air saat musim hujan.
Tembok penyangga pinggiran kali limpuk, Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Tengah sudah rusak dan ambruk dihantan derasnya aliran air hujan
“Bendungannya dibangun baru pertengahan 2015 lalu, tapi belum apa – apa sudah rusak dan sebagian dinding penyangga pinggiran sungai pada saluran pembuangan air sudah ambruk diterjang derasnya air hujan yang mengalir di kali,” kata Mindri, petani Gora Desa Banyu Urip,  Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (11/1/2016).
Teruwuk, petani Gora lain yang sawahnya berdekatan dengan proyek bendungan kali Limpuq (nama kali) menambahkan, pintu penutup sekaligus pembuangan air tidak bisa digerakkan dan selalu terbuka, karena terkunci, sehingga saat musim hujan, air hujan yang mengalir di sungai selalu lewat begitu saja,  tanpa ada yang terbendung.
“Pernah pintunya coba saya tutup, supaya air hujan yang mengalir di kalu bisa dibendung,  tapi tidak bisa, karena pintunya terkunci, entah siapa yang membawa, apakah tukang yang membangun atau petugas dari desa” jelas Teruwuk.
Lebih lanjut ia menambahkan, keberadaan bendungan kali dan sungai tersebut sebarnya sangat bermanfaat dan dibutuhkan petani Gora, terutama saat musim kemarau tiba untuk digunakan menanam tembakau maupun semangka, karena kalau mengharapkan air dari bendungan Batu Bokah, susah dan lama sekali bisa mendapat giliran.
Proyek membendung kali dan sungai yang digelontorkan pemerintah Kabupaten Lombok Tengah ke daerah lahan pertanian tadah hujan Desa Banyu Urip sendiri jumlahnya mencapai belasan dan tersebar di beberapa dusun. Selain Desa Banyu Urip sejumlah desa lain di Lombok Tengah juga mendapat bantuan tersebut.
Lihat juga...