RABU, 27 JANUARI 2016
Jurnalis: Turmuzi / Editor: Gani Khair / Sumber foto; Turmuzi
MATARAM—Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Amin. Meminta supaya, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang masih dalam tahap seleksi oleh tim panitia seleksi (Pansel) tidak dipolitisir, mengingat, Sekda merupakan jabatan karir dalam. Struktur birokrasi pemerintahan yang diatur dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara.
![]() |
| Muhammad Amin |
“Sekda itu jabatan karir,jadi saya minta jangan dipolitisir, semua ada tahapan dan mekanisme yang mengatur melalui tim pansel yang akan menyeleksi kompetensi setiap calon,” jelasAmin di Mataram, Rabu (27/1/2016)
Pernyataan tersebut disampaikan Amin mengomentari adanya isu dugaan saling jegal di antara kepala SKPD dan asisten lingkup Pemprov NTB menjadi calon Sekda NTB yang akan menggantikan Sekda lama, Muhammad Nur yang akan segera masuk usia pensiun
Amin mengatakan dengan adanya aturan ASN yang mengatur perekrutan pejabat eselon satu dan dua lingkup Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten Kota, semua memiliki kesempatan untuk berkompetisi dan dilakukan secara terbuka
“Hasil seleksi nantinya akan membuktikan siapa yang memang memilik kompetensi dan kualitas bagus dan tidak” katanya
Sebelumnya Kepala BKD NTB, Seruji yang merupakan salah satu calon Sekda NTB oleh satu LSM dilaporkan ke Kejati NTB terkait Dugaan korupsi pembangun proyek gedung Diklat BKD NTB, laporan tersebut oleh sejumlah kalangan dinilai sarat muatan politis terkait seleksi Sekda NTB