Tradisi “Kuncikan”, Ratusan Warga Manado Mengikuti Karnaval On Boulevard

JUMAT, 29 JANUARI 2016
Jurnalis: Ishak Kusrant / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Ishak Kusrant

MANADO — Ratusan warga Manado Jumat (29/01/2016) sore mengikuti Karnaval yang diadakan oleh pengelolah Manado Trade Center (MTC) bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Manado di kawasan Mega Mas Boulevard. 


Karnaval On Boulevard ini dilaksanakan sebagai ungkapan syukur warga Manado karena memasuki tahun baru 2016. Karnaval On Boulevard ini sengaja digelar di akhir bulan Januari karena sudah menjadi tradisi warga Manado yang disebut dengan “Kuncikan”.
Dalam Karnaval ditampilkan puluhan karya seni, seperti pakaian adat daerah, bentuk tarian, busana khas daerah dari seluruh suku yang ada di Indonesia, pakaian mirip film kartun anak-anak, hingga beragam kelompok dan komunitas pencinta binatang (Dog Lovers). Peserta Karnaval diikuti juga oleh perwakilan daerah yang ada di Sulawesi Utara (Sulut), mulai dari anak TK, SD, SMP, SMA, instansi pemerintah dan masyarakat luas.
Menurut Walikota Manado, Roy Roring Karnaval ini sudah menjadi iven tahunan daerah, selain untuk memberikan hiburan bagi masyarakat, juga untuk menarik minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara, terutama dalam mensukseskan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) di bidang pariwisata, terkait Tagline Pemerintah “Marijo Ka Manado”.
“Semoga iven ini di waktu mendatang bisa lebih banyak pesertanya dan akan lebih meriah, agar bisa menghibur masyarakat dan wisatawan terutama untuk memberikan pengenalan budaya yang ada di daerah agar lebih dikenal dan bisa terus dilestarikan,” kata Walikota Manado Roy Roring pada Cendana News Jumat (29/01/2016).

Lihat juga...