Tiga Muslim Rohingya di Aceh Diadopsi Warga Kanada

SELASA, 26 JANUARI 2016
Jurnalis: Zulfikar Husein / Editor: Gani Khair / Foto: Zulfikar Husein

Sebanyak tiga warga Rohingya, Miyanmar yang berada di pengungsian di Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, diadopsi oleh warga negara Kanada. Ketiganya adalah satu orang ibu dengan dua orang anak.

Suasana pengungsian Blang Adoe di Aceh Utara

“Tiga orang, Doly (ibu) dan dua anaknya Lalame berusia 7 tahun dan Syahera Bibi, yang belum genap berusia 3 bulan,” ujar Maulida, relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang menangani para pengungsi Rohingya di lokasi tersebut, Selasa (26/1/2016).
Molida menambahkan, Doly saat tiba di Aceh Utara sudah dalam keadaan hamil. Anaknya (Syahera Bibi) lahir pada bulan November 2015 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Cut Meutia). 
“Doly dan anaknya udah dibawa oleh orang Kanada itu setelah proses izin, administrasi dan sebagainya dengan pihak Imigrasi. Saat ini, kabar yang kami dapat mereka masih berada di Medan,” kata Maulida.
Sementara itu, dari sekitar 332 warga Rohingya yang berada di Aceh Utara pada Mei 2015 lalu, kini tinggal sekitar 100 orang. Sementara sisanya, kata Maulida telah melarikan diri dari rumah penampungan sementara tersebut.
“Mereka lari ke Malaysia melalui Medan. Mereka dibantu oleh agen. Beberapa agen bahkan pernah ditangkap,” ujar Albert Janius, Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Lhokseumawe.
Lihat juga...