LAMPUNG—Amien Rais mantan ketua MPR periode 1999-2004 dan ketua MPR 2015-2020 Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Kebangsaan yang berada di Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan.
Kunjungan keduanya disambut oleh ratusan siswa SMA Kebangsaan yang baru tahun ini memasuki jenjang kelas XII, yang itu artinya baru pertama kali akan melangsungkan ujian akhir dan akan meluluskan siswanya.
Hadir dalam kunjungan tersebut Ny.Amien Rais dan Ny. Zulkiflli Hasan Bupati Terpilih Kabupaten Lampung Selatan Zainudin Hasan,Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian Saputra serta beberapa pejabat Lampung Selatan.
Kepala Sekolah SMA Kebangsaan Edi Purwito dalam sambutannya mengungkapkan kehadiran para dewan pembina SMA Kebangsaaan tersebut juga menjadi dampak positif bagi SMA tersebut.
Edi Purwito mengungkapkan meski SMA Kebangsaan merupakan sekolah yang baru berdiri tapi telah banyak menorehkan prestasi baik provinsi maupun nasional.
“Kita menorehkan prestasi tidak hanya di dalam hal kesenian dan budaya yang diikutkan di berbagai perlombaan tingkat nasional namun juga menorehkan prestasi akademis,”ungkap Edi Purwanto di aula SMA Kebangsaan Selasa (19/1/2016)
Menurut Edi Purwanto saat ini SMA Kebangsaan memiliki siswa kelas X sebanyak 56 siswa, kelas XI sebanyak 85 siswa dan kelas XII sebanyak 83 siswa. Ratusan siswa tersebut berasal dari siswa siswa terpilih di seluruh Provinsi Lampung yang diseleksi secara ketat.
“Prestasi yang telah diraih oleh para siswa tersebut telah ditorehkan dalam berbagai piala yang diperoleh dalam bentuk piagam penghargaan serta piala,” ungkap Edi Purwanto.
Sebelum kedatangan Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Amien Rais, siswa SMA Kebangsaan juga sempat menampilkan kesenian gamolan yang terbuat dari bambu. Selain itu pidato menggunakan Bahasa Inggris yang dilakukan oleh Fadil siswa kelas XI yang membahas soal kekayaan alam maritim Indonesia.
Lampung Selatan akan Jadi Pusat Pendidikan
Ketua MPR Zulkifli Hasan Selaku dewan pembina SMA Kebangsaan mengaku saat ini penerimaan siswa di SMA Kebangsaan diterima secara gratis dan mendapatkan beasiswa. Perkembangan ke depan setiap kabupaten di Lampung akan mendapatkan kesempatan untuk bersekolah di SMA Kebangsaan.
“Setiap kabupaten telah siap menyiapkan siswa siswa terbaiknya dan akan menanggung semua biaya siswa yang diterima di SMA Kebangsaan yang diterima dengan sistem seleksi,”ujar Zulkifli Hasan.
Laki laki kelahiran Lampung Selatan tersebut juga mengungkapkan saat ini Lampung Selatan mulai banyak memiliki sekolah sekolah bermutu di tingkat menengah. Bahkan saat ini di Lampung Selatan sudah berdiri Institut Tekhnologi Sumatera (Itera) yang merupakan perguruan tinggi bagi siswa siswa beprestasi dalam bidang tekhnologi di seluruh Pulau Sumatera.
Zulkifli Hasan juga berharap SMA Kebangsaan yang menekankan nilai kebangsaan tanpa memandang suku, agama tersebut akan menjadi contoh bagi sekolah sekolah lain dalam mendidik siswa untuk memiliki karakter kebangsaan dan diharapkan bisa menjadi cikal bakal sekolah nasional yang berwawasan kebangsaan.
Salah satu bentuk menjaga kedaulatan bangsa dan menjaga pelestarian budaya bangsa menurut Zulkifli Hasan dilakukan oleh siswa SMA Kebangsaan dilakukan dengan melestarikan musik musik daerah. Diantaranya mengkreasikan alat alat musik tradisional yang telah ditampilkan dalam berbagai perlombaan.
Sementara itu mantan ketua MPR Amien Rais dalam sambutannya mengungkapkan upaya mendidik bangsa paling tepat dilakukan melalui pendidikan. Pendidikan merupakan sarana untuk menjaga budaya bangsa sehingga langkah yang dilakukan Zulkifli Hasan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan langkah tepat.
“Sisi agama langkah untuk mendirikan sekolah merupakan langkah untuk mencerdaskan bangsa selain itu merupakan amal yang pahalanya akan terus mengalir”ujar Amien Rais.
Selain kegiatan kunjungan kerja dengan memberikan motivasi bagi seluruh siswa SMA Kebangsaan kunjungan kerja ketua MPR Zulkifli Hasan dan mantan ketua MPR Amien Rais juga diisi dengan kegiatan penanaman pohon di sekitar SMA Kebangsaan. Kedatangan dua tokoh penting tersebut mendapat pengawalan dari Kodim 0421/LS dan Polres Lampung Selatan.