RABU, 20 JANUARI 2016
Jurnalis: Lidya Salmah / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Lidya Salmah
JAYAPURA—Duta Besar Inggris Moazzam Malik mengakui bahwa pemerintahannya sangat memperhatikan Papua. Menurut Moazzam, Pemerintah Inggris bahkan mengklaim bahwa Papua adalah masa depan yang penting bagi pemerintah Indonesia. Alasannya, karena Papua adalah salah satu provinsi yang memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah, namun sayangnya daerah ini masih tak luput dari permasalahan politik dan hak asasi manusia (HAM).
![]() |
| Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat menyerahkan cenderamata kepada Dubes Inggris Moazzam Malik. |
“Jadi kami berpikir dalam hal persatuan Indonesia, aspirasi orang Papua tidak bisa dicapai selama masalah politik, HAM, keamanan dan pembangunan belum diatasi,” katanya kepada wartawan saat berkunjung ke Polda Papua, Rabu (20/1/2016).
Moazzam juga membeberkan soal kebijakan pemerintah Inggris dalam mendukung persatuan Indonesia, sehingga tetap melihat Papua sebagai bagian dari Indonesia.
“Dan kami juga mendukung usaha Presiden Indonesia, pemerintah pusat dan pemprov Papua untuk menenangkan situasi Papua untuk mempercepat pembangunan di Papua,”bebernya.
Moazzam pun mengakui dalam pertemuan tertutupnya bersama Kapolda Papua, keduanya membahas soal kondisi keamanan terkini di wilayah hukum Polda Papua, kemudian terkait juga dengan sejumlah insiden yang terjadi selama ini.
“Pak Kapolda menjelaskan walaupun ada beberapa insiden tapi Papua masih dalam kondisi aman. Kami juga membahas soal bagaimana mengendalikan resiko keamanan Papua karena itu sangat berdampak bagi kondis pembangunan di daerah ini,” terangnya.
Sebelumnya, dalam lawatannya yang kedua di Markas Polda Papua ini, Dubes Inggris dan sejumlah stafnya disambut hangat Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw yang didampingi beberapa pejabat utama Polda Papua antara lain Dir Intelpam Kombes Pol Wagiyo, Dir Reskrimum Kombes Pol Dwi Riyanto, dan Dir Binmas Kombes Pol Hep Dehen.