NTB Masih Kekurangan Tenaga Penyuluh

SENIN, 4 JULI 2016
Jurnalis: Turmuzi / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Turmuzi

MATARAM—Hingga sekarang ini Nusa Tenggara Barat (NTB) masih mengalami kekurangan tenaga penyuluh, baik penyuluh pertanian maupun penyuluh bidang peternakan dan hewan, padahal NTB termasuk daerah pertanian yang hampir 61 persen masyarakatnya merupakan petani baru kemudian peternak.

Seruji, Kepala Badan Kepegawaian Daerah NTB

“NTB sampai sekarang masih mengalami kekurangan tenaga penyuluhan, baik penyuluh pertanian maupun peternakan hewan, sehingga dibutuhkan penambahan” kata Seruji selaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Senin (4/1/2016)
Ia menjelaskan bahwa keberadaan NTB sebagai salah satu daerah penyumbang swasembada pangan perlu ditopang dengan ketersediaan sumber daya manusia yang memadai dengan tersedianya banyak tenaga penyuluh yang memberikan bimbingan kepada masyarakat untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian termasuk ternak
Selain tenaga penyuluhan pertanian dan peternakan, NTB juga masih mengalami kekurangan pengawas, khususnya pengawas tenaga kerja yang bertugas melakukan pengawasan maupun pembinaan terhadap tenaga kerja, baik sektor tenaga kerja sektor formal maupun non formal
“Meski demikian BKD saat ini belum bisa memenuhi kekurangan tersebut dengan mengajukan ke Kemenerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, karena penerimaan CPNS belum dibuka, nanti kalau sudah dibuka, tentu kebutuhan tersebut akan menjadi prioritas, sesuai kebutuhan” katanya
Lihat juga...