Menteri ESDM Janjikan 100 Desa di Maluku Terjangkau Aliran Listrik Tahun 2017

SELASA, 12 JANUARI 2016
Jurnalis: Eko Sulestyono / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Eko Sulestyono

NASIONAL—Dalam kunjungan kerja ke Ambon, Provinsi Maluku, Minggu (10/01/2016), Sudirman Said, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menjanjikan sekitar 100 desa di Maluku akan mendapat  aliran listrik tahun 2017.

Sudirman Said

Direncanakan sumber energi listrik untuk 100 desa tersebut berasal dari energi terbarukan, yaitu Tenaga Surya (Solar Cell) yang memanfaatkan energi cahaya matahari. Indonesia termasuk salah satu negara yang beriklim tropis, dimana musim kemarau lebih panjang daripada musim penghujan.
Energi sinar matahari di seluruh wilayah Indonesia tersedia sepanjang tahun, lebih dari cukup untuk menyuplai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Apalagi secara geografis letak Provinsi Maluku berdekatan dengan garis edar matahari (Garis Khatulistiwa).
Untuk merealisasikan janji tersebut, dijadwalkan pada hari Kamis (11/02/2016) bulan depan akan ditanda-tangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian ESDM dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku di Jakarta.
“Kementrian ESDM bekerja sama dengan Pemprov Maluku akan membangun pembangkit listrik tenaga surya (Solar Cell), tahap pertama dimulai tahun 2017 akan dibangun 100 desa di Maluku, dari total 420 di desa di Maluku yang belum terjangkau aliran listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN)” demikian dikatakan Sudirman Said, Menteri ESDM di Jakarta siang tadi.
Sudirman Said menambahkan, pembangkit listrik Solar Cell dinilai cocok dengan karakteristik Provinsi Maluku yang mempunyai 1.340 pulau, selain itu Solar Cell juga memiliki kelebihan dari segi kepraktisan, karena tidak memerlukan transmisi seperti listrik PLN, dan dapat dengan mudah dipasang di berbagai lokasi yang membutuhkan aliran listrik, terang Menteri ESDM.
Informasi yang dihimpun Cendana News dari PT. PLN (Persero), tercatat ada 108 desa di Kabupaten Maluku Utara yang belum terjangkau aliran listrik, dari total sebanyak 117 desa dan dua Kelurahan.
Hingga saat ini, secara prosentase daerah yang sudah dialiri listrik di Provinsi Maluku, tercatat hanya Kota Ambon saja yang sudah 100 % terjangkau aliran listrik PLN.
Di luar Kota Ambon, prosentase jangkauan aliran listrik PLN di Maluku Tengah (79,75 %), Seram Bagian Barat (90,02 %), Seram Bagian Timur (53,87 %), Buru (83,33 %), Buru Selatan (46,28 %), Maluku Tenggara (82,94 %), Kepulauan Aru (36,52 %), Maluku Tenggara Barat (48,21 %), Maluku Barat Daya (42,08 %) dan Kota Tual (75,90 %).
Lihat juga...