SELASA, 12 JANUARI 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Ebed De Rosary
MAUMERE – Anggota fraksi Golkar DPRD Sikka diminta disiplin dalam rapat dan kegiatan lainnya serta tidak terlibat dalam KKN dan kerja proyek. Anggota fraksi Golkar pun diinstruksikan untuk menyuarakan aspirasi dan pokok pikiran pembangunan merata di semua kecamatan dan desa atau kelurahan dalam dapil dan dapil lain di seluruh Kabuaten Sikka untuk kemajuan Partai Golkar.
![]() |
| Rakor dan Konsolidasi DPD Golkar Sikka yang dilaksanakan di Talibura.( Foto : Dokumentasi DPD Golkar Sikka) |
Selain itu, anggota DPRD Sikka fraksi Golkar juga diwajibkan melaporkan semua kegiatan dewan berupa kegiatan fraksi,rapat-rapat, studi banding, bimtek, konsultasi, turba (turun ke bawah/masyarakat), dan reses. Dalam turba dan reses semua anggota fraksi diharuskan melibatkan pengurus Golkar hingga tingkat kecamatan serta desa dan kelurahan.
Hal ini disampaikan Rafael Raga,SP ketua DPD II Golkar kabupaten Sikka kepada Cendana News, Selasa (12/01/2016).Dikatakan Rafael,instruksi ini merupakan hasil rekomendasi dan pernyataan sikap dari pengurus dan kader Partai Golkar Sikka saat Rakor dan Konsolidasi partai di kecamatan,Talibura,Waigete,Waiblama tanggal 09 Januari 2016 serta kecamatan Doreng,Mapitara dan Bola tanggal 10 Januari 2016.
DPD Partai Golkar Kabupaten Sikka tambah Rafael,akan melaksanakan Rakor dan konsolidasi penataan organisasi dan kepengurusan di 21 kecamatan dan 160 desa atau kelurahan.Untuk itu kegiatan ini juga akan dilanjutkan di Nita, Paga, Mego, Alok Timur, Alok Barat,Alok, Palue,Kewapante di dalam minggu ini.
![]() |
| Rakor dan Konsolidasi DPD Golkar Sikka yang dilaksanakan di Talibura.( Foto : Dokumentasi DPD Golkar Sikka ) |
Kegiatan ini papar ketua DPRD Sikka selama dua periode ini, akan dilaksanakan untuk persiapan Musda Golkar Kabupaten Sikka,Muscam, Musdes atau Muslur untuk persiapan Pilkada 2018, pemilu legislatif dan Pilpres 2019.
“Bagi yang melanggar kode etik dan AD atau ART partai, harus diberikan sanksi. Semua kader harus mengakui kepengurusan DPP Golkar hasil Munas Bali dengan ketua umum Aburizal Bakrie dan sekjen Idrus Marham serta menolak munaslub dan mendukung munas 2019 “ tegas Rafael.
Dalam Rakor dan Konsolidasi tersebut kata Rafael, disepakati agar DPD Golkar Sikka dan fraksi partai Golkar di DPRD Sikka mendukung pelaksanaan pembangunan,penyelenggaran pemerintahan dan pemberdayaan sosial kemasyarakatan di bawah kepemimpina bupati Ansar secara kritis,obyektif dan proporsional serta pro kepada rakyat sesuai moto suara rayat, suara Golkar.
“ Partai Golkar juga mendesak pemerintah dan DPRD Sikka memberantas KKN dalam pelaksanaan mutasi PNS dan pejabat serta tender pengerjaan proyek. Segera mengatasi gagal tanam dan kerusakan tanaman pangan dan komoditi rakyat serta rawan pangan akbat kemarau panjang dengan bantuan bahan makanan, benih atau bibut tanaman dan ternak untuk masyarakat terdampak “ ujarnya.
Selain itu juga partai Golkar tambah Rafael, mendukung proses pilkades serentak di kabupaten Sikka secara demokratis,jujur dan berkualitas seuai aturan untuk menghasilkan kades yang intelek,berdaya,berkarakter dan bermoral baik.Partai Golkar Sikka juga sambungnya akan segera melaksanakan musda,muscam,musdes atau muslur untuk menjamin keberlanjutan partai Golkar dalam melaksanakan catur sukses terutama sukses partai dalam rakor dan konsolidasi PPG Kecmatan dan desa atau kelurahan.
![]() |
|
Ketua DPD II Golkar kabupaten Sikka, Rafael Raga,SP sekaligus ketua DPRD Sikka. (Foto : Ebed de Rosary)
|
Pelaksanaan Musda,Muscam,Musdes atau Muslur beber Rafael,akan dilaksanakan bulan Februai sampai Maret 2016 sesuai sesuai juklak dari DPP partai Golkar hasil munas Bali oleh DPP hasil munas Riau yang diakui oleh MA dan Menkunham. Untuk itu tandasnya, pengurus DPD Golkar Sikka hasil Musda 12 Desember 2009 sudah diperpanjang dengan SK partai Golkar NTT sesuai AD ART tanggal 30 Desember 2015 dengan ketua Rafael Raga dan sekertaris Eka Rihi yang berlaku sampai dengan pelaksanaan musda berikut dan terpilihnya pengurus DPD Golkar Sikka yang baru nanti.
Terkait konflik DPD Golkar pasca munas Bali dan Ancol papar Rafael,peserta Rakor dan konsolidasi memberikan beberapa rekomendasi dan pernyataan sikap berupa tidak mengakui ketua dan pengurus DPD kabupaten Sikka hasil musda yang dilaksanakan oleh Plt.DPD Golkar NTT dan DPP Agung Laksono dan mengakui kepengurusan DPD Golkar Sikka hasil musda 2009 dan telah diperpanjang dengan ketua Rafael Raga,SP dan sekertaris Yohanes Eka Rihi,SP.

