SENIN, 11 JANUARI 2016
Jurnalis: Rustam / Editor: Gani Khair / Foto: Rustam
KENDARI—Pergantian nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abunawas yang terdapat di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menimbulkan polemik antara Masyhur Masie Abunawas, mantan Walikota Kendari dengan Asrun, Walikota Kendari.
![]() |
| RSUD Abunawas yang akan segera berganti menjadi RSUD Kota Kendari |
Masyhur Masie Abunawas (MMA) yang pernah menjabat Walikota Kendari selama dua periode (1996-2001 dan 2002-2007), merasa tersinggung atas sikap Asrun yang mengusulkan pergantian nama RSUD Abunawas.
Padahal nama RSUD Abunawas sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 tahun 2001. Hanya saja dalam Perda tersebut tidak spesifik menyebutkan RSUD Abunawas Kota Kendari.
Asrun yang saat ini menjabat Walikota Kendari, telah bersurat kepada DPRD Kota Kendari, untuk mengubah nama RSUD Abunawas menjadi RSUD Kota Kendari.
Alasan mendasar pergantian nama, karena nama Abunawas bukan tokoh bidang kesehatan. Abunawas lebih dikenal dalam kisah dongeng yang berasal dari Timur Tengah.
Abunawas memang diakui Asrun sebagai tokoh masyarakat Sultra. Tetapi bukan tokoh kesehatan. Akibat penjelasannya tersebut, inilah yang membuat MMA merasa tersinggung. Seolah-olah Abunawas itu licik, seperti yang dikisahkan dalam cerita dongeng Abunawas.
Padahal Asrun sendiri, tidak pernah mengatakan Abunawas itu licik. Tapi Asrun fokus bahwa RSUD Abunawas diganti untuk memberikan nama yang tepat dengan nama RSUD Kota Kendari.