SENIN, 18 JANUARI 2016
Jurnalis: Samad V. Sallatalohy / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Samad V. Sallatalohy
AMBON—Konferensi Kerja Nasional Persatuan Guru Republik Indonesia (Konkernas PGRI) ke III bakal dihadiri Presiden Joko Widodo atau Wakil Presiden, H. Mohammad Jusuf Kalla, sekaligus membuka secara resmi hajatan para pahlawan tanpa tanda jasa di Ambon Maluku, berlangsung sejak 29 Januari – 1 Pebruai 2016, di Gedung Islamic Center Kelurahan Waehaong Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon.
![]() |
| Ketua PGRI Maluku, M Saleh Thio |
Demikian disampaikan Ketua PGRI Provinsi Maluku, M Saleh Thio, dalam Press Conference (jumpa pers) yang digelar Panitia Daerah Konkernas PGRI Ke III di Sekolah Menengah Kejuruan 7, Bilangan Ot Pattimaiauw Kelurahan Talake Ambon.
Menurutnya, jika berkesempatan maka Konkernas PGI Ke III Ambon Maluku selaku tuan rumah juga bakal dihadiri sejumlah menteri antara lain Mendikbud, Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Menteri Agama.
“Konkernas akan dihadrii pula oleh PGRI se Indonesia selaku peserta dan peninjau. Sesuai catatan panitia pelaksana mereka yang akan hadiri Konkernas PGRI Ke III di Ambon selain peserta dan peninjau ada juga sebagai penggembira,” tuturnya.
Direncanakan jumlah peswerta Konkernas PGRI Ke III sebanyak 600 – 700 orang., ditambah dengan para penggembira atau pengunjung itu jumlahnya bakal melebihi.
“Kami berhadap Konkernas PGRi Ke III Maluku dipercayakan sebagai tuan rumah hal ini merupakan suatu kepercayaan dalam rangka berpartisipasi membangun satu semangat. Hubungan komunikasi guru dan siswa dalam rangka turut membangun daerah ini,” harapnya.
Dikatakannya, hal tersebut merujuk tema Konkernas PGRI Ke III yaitu meningkatkan soliditas dan solidaritas PGRI selaku organisasi profesi agar selalu kuat dan membanmgun suatu kesepakatan untuk mutu pendidikan secara nasional dan khususnya Provinsi Maluku. Harapan tersebut akan diimplementasikan sesuai tema yang diusung.
Menyangkut kesiapan, Saleh Thio mengatakan sejauh ini selaku panitia daerah telah mengambil langkah-langkah dengan membentuk panitia daerah serta bekerjasama dengan panitia pusat yang dibentuk oleh PB PGRI.
“Sampai saat ini kami telah merespon pendaftaran-pendaftaran yang dilakukan PGRI Provinsi maupun kabupaten dan Kota se Indonesia kurang lebih 15 Provinsi yang masuk dan sekitar 235 orang peserta yang masuk. Ini akan bertambah dari waktu ke waktu sebelum pelaksanaannya. Dan biasanya, selalu menumpuk pesertanya pada H-1,” imbuhnya.
Lanjutnya, selaku tuan rumah panitia daerah tentunya selalu bersiaga dan bekerja guna peserta mendaptarkan diri. Selanjutnya, panitia daerah juga menyiapkan misalnya urusan transportasi tenaga kenderaan, akomodasi berkoordinasi dengan pemilik penginapan dan hotel, acara berkaitan dengan penjemputan, konsumsi yang diskenariokan.
“Anggaran kegiatan ini, tentunya kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur yang telah mendukung Konkernas PGRI Ke III melalui bantuan APBD, dan juga partisipasi anggota PGRI dalam hal ini peserta Konkernas masing-masing provinis Kabupaten dan Kota serta bantua sukarela dari para guru di Provinsi Maluku,” katanya.
Apa target atau pencapain dari Konkernas PGRI ke III dilaksanakan di Ambon Maluku, ditanya demikian Thio yang juga Kadiskpora Perovinsi Maluku ini mengtakakan, tujuan adalah membangun soliditas dan solidaritas para anggota PGRI. Kemudian, berkomitemn untuk meningkatkan mutu pendidikan secara nasional dan khususnya lagi Maluku.
“Harapannnya, juga agar daya saing pendidikan di Maluku bisa setara maju dengan daerah lainnya di Indonesia dan juga bisa berperan di internasional,” katanya.
Hal itu bisa dilihat dari capaian para siswa menengah misalnya SMU dan SMK di Maluku, diberikan beasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri misalnya di Jerman dan Jepang.
“Beberapa siswa lulusan SMK misalnya juga dipekerjakan oleh perusahaan internasional, misalnya tenggelamnya salah satu kapal di laut Rusia beberapa waktu lalu itu ada dua orang siswa asal Maluku lulusan SUPM sebagak ABK. Harapannya, komunikasi dan hubungan peran seperti ini bisa di buka kedwepan untuk lebih kedepan dan lebih banyak lagi sehingga dapat dijadikan ukuran untuk meningkatkan mutu pendidikan Maluku,” pungkasnya.
Turut hadir dalam Press Conference, Panitia Daerah Konkernas PGRI Ke III masing-masing, Sekretaris Umum PGRI Maluku, Drs. Saiful, M.Pd, Wakil Ketua Nizkan I Topekan, Ketua Seksi Publikasi, Yasmin Kamsurya,M.Pd, Bendahara Drs. Chris, M.Pd, Wakil Ketua, J. Tengkuay.