Keadaan 7 Korban yang Sempat Menjalani Operasi Di ICU RSPAD Gatot Subroto

SABTU, 16 JANUARI 2016
Jurnalis: Eko Sulestyono / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Eko Sulestyono

JAKARTA—Dari 9 total korban luka-luka korban aksi terorisme di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, yang masih dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, 7 diantaranya sempat menjalani operasi di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Aiptu Asep, Anggota Polsek Pulo Gadung, kedua anaknya jadi korban aksi terorisme

Hamid, Kepala Intalasi Gawat  Darurat (IGD) RSPAD, sempat menemui para wartawan dan menjelaskan secara detail keadaan para korban yang mengalami luka-luka akibat ledakan bom dan penembakan aksi terorisme.
Namun Hamid tidak berkenan untuk difoto maupun diambil gambarnya oleh para awak media, namun yang bersangkutan (Hamid) bersedia memberikan keterangan dan menjawab berbagai pertanyaan dari para wartawan.
Berikut keadaan terkini 9 korban luka-luka yang sempat menjalani operasi di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat :
1. Mr. Marex (44) WNA Aljazair, menderita luka tembak di dada dan di paha, sudah menjalani operasi.
2. Budi Rahmat (35) menderita luka robek di kaki kanan, Budi tidak menjalani operasi dan diperbolehkan pulang hari ini.
3. Chaerul Islami (21) menderita luka robek di tangan dan punggung, sudah menjalani operasi.
4. Aiptu Budiyono (49) menderita luka tembak di dada dan di perut, sudah menjalani operasi pengangkatan peluru.
5. Aiptu Dodi Maryadi (48) menderita luka tembak di bagian perut, sudah menjalani operasi pengangkatan peluru.
6. Norman Permana (21) menderita faktur lengan bagian kiri dan luka di dada, ditemukan serpihan mur baut di dadanya, sudah menjalani operasi pengangkatan mur baut.
7. Yohannes Antonius Maria (52) WNA Belanda, menderita luka di tangan kanan, patah tangan kanan dan luka robek di kepala terkena peluru tembus hingga otak kanan, sudah menjalani operasi pengamatan peluru yang ada di kepalanya, namun keadaannya masih kritis.
8. Anggun Kartikasari (24) menderita robek kaki kanan, terkena mur baut dan paku, sudah menjalani operasi pengangkatan mur baut dan paku dari kaki kanannya.
9. Agus Kurnia (35) menderita gangguan di telinganya, tidak dioperasi namun besok akan menjalani pemeriksaan audiometri, untuk melihat seberapa parah gangguan pada gendang telinganya.
Sementara itu, Aiptu Asep, seorang anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Pulo Gadung, Jakarta Timur, yang juga merupakan ayah dari dua anak yang menjadi korban yaitu Norman Permana dan Agus Kurnia mengatakan “alhamdulilah kedua anak saya yang menjadi korban dalam serangan teroris, keadaannya sekarang sudah berangsur membaik, tinggal memulihkan kondisinya dan masih dalam perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto” terangnya sore ini.
Lihat juga...