Kapal Pembangkit Listrik dari Turki Belum Beroperasi, Pemadaman di Manado Berlanjut

MINGGU, 10 JANUARI 2016
Jurnalis: Ishak Kusrant / Editor: Sari Puspita Ayu/ Sumber foto: Ishak Kusrant

MANADO—Kapal pembangkit lisrtik terapung yang disewa oleh PT PLN Suluttenggo dari negara Turki untuk mengatasi krisis listrik di Wilayah Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, teryata masih terkendala dengan teknisi yang masih mengerjakan sambungan dari kapal pembangkit ke dermaga yang berada di daratan di sekitar pelabuhan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan, sehingga hingga saat ini pemadaman bergilir masih terjadi.


“Sebagai Pemerintah daerah saya meminta maaf kepada masyarakat Sulut (Sulawesi Utara) terutama di kota Manado, karena hingga saat ini pemadaman bergilir masih terjadi di rumah warga,” tegas Sonny Sumarsono Gubernur Sulut kepada Cendana News saat memberikan sambutan disalah satu gereja yang ada di Manado pada Minggu (10/01/2016).

Menurut Sumarsono yang masih menjabat sebagai Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementrian Dalam Negeri (Kepmendagri) itu. Kapal pembangkit listrik dari Turki ini memang pada tanggal 23 Desember tahun 2015 lalu telah berada di teluk Amurang, namun sayangnya tidak langsung beroperasi karena masalah teknis.

Saat kedatangan kapal pembangkit listrik terapung lalu saya harapkan langsung bisa digunakan, namun sayangnya kapal itu tidak dilengkapi dengan teknisi, sehingga masih harus menunggu lagi sekian lama sampai teknisi datang baru bisa dioperasikan.

“Teknisi dari Turki untuk kapal pembangkit listrik Karadeniz Powership Zeynep Sultan, telah berada diatas kapal itu dan sementara mengerjakan sambungan ke dermaga yang ada di pembangkit Amurang, sehingga diperkirakan suplai listrik dari pembangkit terapung ke rumah warga baru bisa dilakukan pada akhir bulan januari, sekitar 23 Februari 2016,” ungkapnya
Sumarsono berharap diawal Februari nanti pemadaman bergilir tidak akan ada lagi, dan masyarakat Sulut akan menikmati listrik selama lima tahun tanpa gelap gulita. karena kapal dari Turki itu kapasitas 132 Mega Watt akan mensuplai listrik ke rumah warga, sambil menunggu pembangkit yang telah dibangun di teluk Tomini Gorontalo. 
Lihat juga...