Hadapi Persaingan MEA, Pemkot Malang Gelontorkan 2,5 Milyar Untuk UMKM

JUMAT, 22 JANUARI 2016
Jurnalis: Agus Nurchaliq / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Agus Nurchaliq

MALANG—Berbagai langkah dilakukan Pemerintah Kota Malang untuk menghadapi persaingan dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Langkah-langkah tersebut diantaranya dengan program sertifikasi dan pemberian bantuan modal kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Malang. Hal tersebut disampaikan Walikota Malang Mochamad Anton disela-sela acara pembukaan Pasar Oro-Oro Dowo, Jumat (22/1/2016).

Walikota Malang 

Ia mengungkapkan dalam menghadapi persaingan pasar bebas MEA, diharapkan semua pelaku UMKM untuk segera melakukan sertifikasi yang meliputi kemampuan dan peningkatan manajemen. Karena menurutnya sertifikasi ini sangat penting terutama untuk mencari pendanaan dari bank.
“Sudah saya instruksikan kepada Lurah maupun Camat untuk mendata semua warganya yang memiliki usaha kecil agar bisa segera diberikan sertifikasi, “ujarnya.
Ia menambahkan, selain itu Pemkot Malang juga akan menggelontorkan dana bantuan modal sebesar 2,5 milyar yang nantinya akan dibagikan kepada pelaku UMKM yang bersertifikasi di 57 kelurahan di Kota Malang. Kita juga sudah panggil BPR (Bank Perkreditan Rakyat) untuk bisa melakukan pendampingan pendanaan kepada UMKM.
“Kami ingin BPR ikut berperan aktif terhadap industri kecil yang ada di Kota Malang,”pungkasnya.
Lihat juga...