SELASA, 19 JANUARI 2016
Jurnalis: Lidya Salmah / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Lidya Salmah
JAYAPURA—Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik Hukum dan HAM meminta kepada Kapolri sebagai pimpinan Polri tertinggi, untuk menempatkan anggota Brimob di setiap daerah yang dipetakan sebagai daerah rawan. Kehadiran anggota Brimob tentunya akan membackup anggota Polsek maupun pos polisi yang ada di wilayah setempat.
![]() |
| Syamsuddin Sunar |
“Hal ini perlu dilakukan mengingat begitu mudahnya kelompok sipil bersenjata melakukan penembakan maupun penyerangan disertai perampasan senjata milik aparat kepolisian, seperti kasus yang terjadi di markas Polsek Sinak, pada tanggal 27 desember 2015 lalu, dimana mengakibatkan 3 orang aparat meninggal dunia,” kata Anggota Komisi I DPR Papua Syamsuddin Sunar, Selasa (19/1/2016).
Syamsuddin pun berharap tak ada lagi ada kasus penyerangan Polsek maupun penembakan serta perampasan senjata oleh warga sipil, yang selama ini terjadi di daerah Papua yakni tepatnya di wilayah pegunungan.
“Makanya kami harap daerah rawan ditempatkan pasukan Brimob untuk membantu aparat lain menjaga keamanan disana,”ucapnya.
Dalam kesempatan itu wakil rakyat ini pun meminta kepada Kapolda Papua dan Pangdam XVII/Cenderawasih, untuk segera menangkap para pelaku penyerangan di Polsek Sinak tersebut.
“Tak boleh dibiarkan karena senjata yang mereka rampas itu bisa digunakan untuk menyerang kembali polsek dan masyarakat, sehingga proses pembangunan di daerah itu terganggu,”sarannya.
Lebih khusus kepada Kapolda Papua, ia meminta keseriusan polisi dalam mengungkap kasus penembakan yang menewaskan tiga orang anggota Polri, serta satu orang lainnya mengalami luka parah dan dinyatakan selamat dalam insiden itu.”Kita tidak ada rasa khawatir, tapi polisi perlu telusuri kasus itu,” tegasnya.
Selanjutnya kepolisian harus mengedepankan transparansi dalam mengungkap insiden Sinak, guna menghindari prasangka buruk keluarga korban. “Hasil pemeriksaan harus disampaikan, terutama kepada keluarga korban penembakan itu,”tandasnya